80 Saham HSC Jadi Sorotan usai Pertemuan MSCI dan BEI, Cek Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:43 WIB
80 Saham HSC Jadi Sorotan usai Pertemuan MSCI dan BEI, Cek Daftarnya

ILUSTRASI. IHSG (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Intip daftar saham HSC per 20 Oktober 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan langkah untuk mengeluarkan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kebijakan ini menjadi sorotan setelah pertemuan BEI dengan penyedia indeks global MSCI pada Senin, 19 Oktober 2026.

Melansir laporan Kontan.co.id, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa terdapat 80 saham dalam kategori HSC dengan bobot sekitar 18% terhadap IHSG.

Selain itu, BEI berencana menambahkan informasi afiliasi pemegang saham dengan kepemilikan minimal 1% untuk memperkuat transparansi pasar modal.

Baca Juga: Cek 3 Saham yang Disuspensi BEI per 15 Oktober 2026: Ada AKKU hingga TFCO

Apa Itu Saham HSC?

High Shareholding Concentration merupakan kategori saham yang memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi pada sejumlah pemegang saham. Kondisi ini menjadi perhatian dalam evaluasi transparansi struktur kepemilikan dan ketersediaan saham yang dapat diperdagangkan publik.

Masuknya emiten ke dalam daftar HSC tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran peraturan pasar modal. Status tersebut juga tidak berarti sahamnya langsung disuspensi atau dilarang diperdagangkan.

Meski demikian, rencana pengeluaran saham HSC dari penghitungan IHSG dapat memengaruhi cara investor membaca pergerakan indeks.

Saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan di Bursa, tetapi apabila kebijakan diterapkan, pergerakan harganya tidak lagi berkontribusi terhadap penghitungan IHSG sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Tebar Dividen Interim Rp273,43 Miliar, Cek Profil Emiten IMPC dan Kinerja Terkini

Daftar Lengkap 80 Saham HSC Oktober 2026

Melansir laman BEI, berikut daftar 80 emiten kategori HSC yang menjadi sorotan setelah pertemuan MSCI dan BEI.

No. Nama Emiten Kode Saham
1 PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk SSMS
2 PT Golden Eagle Energy Tbk SMMT
3 PT Bank Maspion Indonesia Tbk BMAS
4 PT Tower Bersama Infrastructure Tbk TBIG
5 PT Cita Mineral Investindo Tbk CITA
6 PT J Resources Asia Pasifik Tbk PSAB
7 PT Bali Towerindo Sentra Tbk BALI
8 PT Bank Mayapada Internasional Tbk MAYA
9 PT Citra Putra Realty Tbk CLAY
10 PT Akasha Wira International Tbk ADES
11 PT Temas Tbk TMAS
12 PT Bank Mestika Dharma Tbk BBMD
13 PT Indonesian Paradise Property Tbk INPP
14 PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk SAME
15 PT Diamond Food Indonesia Tbk DMND
16 PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk MTEL
17 PT Enseval Putera Megatrading Tbk EPMT
18 PT Sillo Maritime Perdana Tbk SHIP
19 PT Duta Pertiwi Tbk DUTI
20 PT Bank of India Indonesia Tbk BSWD
21 PT Royalindo Investa Wijaya Tbk INDO
22 PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk BIKE
23 PT Multi Spunindo Jaya Tbk MSJA
24 PT Charnic Capital Tbk NICK
25 PT Steady Safe Tbk SAFE
26 PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk BDKR
27 PT Intermedia Capital Tbk MDIA
28 PT Saranacentral Bajatama Tbk BAJA
29 PT Bukit Darmo Property Tbk BKDP
30 PT Alakasa Industrindo Tbk ALKA
31 PT Asia Sejahtera Mina Tbk AGAR
32 PT Bank Maybank Indonesia Tbk BNII
33 PT Prima Andalan Mandiri Tbk MCOL
34 PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk LIFE
35 PT Golden Flower Tbk POLU
36 PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk ELPI
37 PT Hoffmen Cleanindo Tbk KING
38 PT Ancara Logistics Indonesia Tbk ALII
39 PT Hotel Fitra International Tbk FITT
40 PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk YUPI
41 PT Perdana Bangun Pusaka Tbk KONI
42 PT Metropolitan Kentjana Tbk MKPI
43 PT Cemindo Gemilang Tbk CMNT
44 PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk SMAR
45 PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk CMNP
46 PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk PRAY
47 PT Maha Properti Indonesia Tbk MPRO
48 PT Global Digital Niaga Tbk BELI
49 PT Bank Mega Tbk MEGA
50 PT Golden Energy Mines Tbk GEMS
51 PT Multipolar Technology Tbk MLPT
52 PT Siantar Top Tbk STTP
53 PT Bank SMBC Indonesia Tbk BTPN
54 PT Krom Bank Indonesia Tbk BBSI
55 PT Siloam International Hospitals Tbk SILO
56 PT FAP Agri Tbk FAPA
57 PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk RISE
58 PT Soho Global Health Tbk SOHO
59 PT Allo Bank Indonesia Tbk BBHI
60 PT Pradiksi Gunatama Tbk PGUN
61 PT Bank Ina Perdana Tbk BINA
62 PT Bank Permata Tbk BNLI
63 PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk SRAJ
64 PT Ekamas Mora Republik Tbk MORA
65 PT Indoritel Makmur Internasional Tbk DNET
66 PT Bayan Resources Tbk BYAN
67 PT DCI Indonesia Tbk DCII
68 PT Habco Trans Maritima Tbk HATM
69 PT Delta Giri Wacana Tbk DGWG
70 PT Kota Satu Properti Tbk SATU
71 PT Mahkota Group Tbk MGRO
72 PT Transcoal Pacific Tbk TCPI
73 PT BSA Logistics Indonesia Tbk WBSA
74 PT Satria Mega Kencana Tbk SOTS
75 PT Rockfields Properti Indonesia Tbk ROCK
76 PT Abadi Lestari Indonesia Tbk RLCO
77 PT Ifishdeco Tbk IFSH
78 PT Dian Swastatika Sentosa Tbk DSSA
79 PT Barito Renewables Energy Tbk BREN
80 PT Samator Indo Gas Tbk AGII

Sebanyak 80 saham masuk dalam daftar HSC yang menjadi perhatian setelah pertemuan MSCI dan BEI pada 19 Oktober 2026. BEI menyampaikan rencana mengeluarkan seluruh saham tersebut dari penghitungan IHSG sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan integritas pasar.

Investor perlu mengikuti pengumuman resmi BEI untuk mengetahui jadwal dan ketentuan pelaksanaan kebijakan. Daftar HSC sebaiknya digunakan sebagai bahan pemantauan, bukan sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan investasi.

Tonton: Ekonom BCA Peringatkan Risiko Ekonomi RI Masuk Zona Krisis: Rupiah Terpuruk, Daya Beli Terancam!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru