Saham Cuan Imlek-Ramadan: 4 Pilihan Ini Janjikan Keuntungan Tinggi?

Senin, 16 Februari 2026 | 04:45 WIB
Saham Cuan Imlek-Ramadan: 4 Pilihan Ini Janjikan Keuntungan Tinggi?

ILUSTRASI. Saham Cuan Imlek-Ramadan: 4 Pilihan Ini Janjikan Keuntungan Tinggi?


Reporter: Rashif Usman  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan dimulai besok Selasa 17 Februari 2026. Sehari kemudian 18 Februari 2026 dimulai puasa Ramadhan di Indonesia menurut ormas Muhammadiyah. Pasar saham Indonesia akan memasuki periode musiman akibat dua peristiwa tersebut.

Kondisi ini membuat pelaku pasar perlu lebih selektif dalam memilih saham untuk kebutuhan trading maupun investasi, mengingat pekan tersebut hanya memiliki tiga hari perdagangan efektif.

Berdasarkan kalender libur Bursa Efek Indonesia, aktivitas perdagangan hanya berlangsung pada Rabu hingga Jumat (18–20 Februari). Sementara itu, Senin (16/2/2026) ditetapkan sebagai cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Selasa (17/2/2026) merupakan hari libur nasional untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Baca Juga: Sambut Imlek, Cek Daftar Saham yang Diramal akan Cuan di Tahun Kuda Api 2026

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai pergerakan pasar cenderung berada dalam fase konsolidasi dengan peluang penguatan di sejumlah sektor. 

Kedekatan momentum ini biasanya memunculkan fenomena pre-festive rally, khususnya pada saham sektor ritel dan konsumsi, seiring ekspektasi peningkatan peredaran uang dan daya beli masyarakat.

Namun, pekan depan pasar saham diperkirakan diwarnai likuiditas yang relatif tipis akibat rangkaian libur panjang, sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak sideways dan rawan mengalami tekanan akibat aksi ambil untung.

"Level support IHSG diperkirakan berada di kisaran 7.950, sementara resistance berada di 8.500," kata Wafi kepada Kontan, Jumat (13/2/2026).

Adapun strategi alokasi aset yang disarankan di tengah momentum Ramadan dan Imlek adalah menempatkan sekitar 50% portofolio pada saham berkapitalisasi besar dan sektor defensif, 30% pada obligasi, serta 20% dalam bentuk kas guna menjaga fleksibilitas apabila terjadi koreksi pasar.

Tonton: Bitcoin Turun US$ 68 K! Crypto Winter 2026

Dari sisi rekomendasi saham, Wafi menyarankan investor dan pelaku pasar untuk mencermati saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) di target harga masing-masing Rp 2.350, Rp 3.100, Rp 2.050 dan Rp 3.350 per saham.


 

BI Siapkan Rp185,6 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idul Fitri 2026

Selanjutnya: 143 Juta Pemudik: Ini Rencana Besar Kemenhub Amankan Lebaran 2026

Menarik Dibaca: Jadwal KRL Jogja-Solo pada 16-20 Februari 2026, Catat Jam Akhirnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru