Saham PART Meroket 100% Sebulan: Cek Profil dari Lini Bisnis hingga Kinerjanya

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:56 WIB
Saham PART Meroket 100% Sebulan: Cek Profil dari Lini Bisnis hingga Kinerjanya

ILUSTRASI. PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) (DOK/PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART))


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten PART yang sahamnya melonjak 100% dalam sebulan. Saham PART tercatat melonjak 101% dari 19 Januari 2026.

Harga saham PART pada Kamis (19/2) di perdagangan sesi 1 mencapai Rp228 per lembar dengan kenaikan rentang 20-25% sehari.

PT Cipta Perdana Lancar Tbk (kode saham PART) adalah perusahaan manufaktur komponen presisi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juli 2024 di Papan Pengembangan.

Baca Juga: Punya Tambang Emas Baru, Saham Blue Chip Ini Dinilai Semakin Menarik Dikoleksi

Perusahaan ini berfokus pada produksi stamping dan assembling komponen suku cadang otomotif, elektronik, dan sanitasi dengan presisi tinggi.

Didirikan resmi pada 5 Juni 2009 (awalnya sebagai industri rumahan sejak 2004 dengan hanya 4 karyawan), PART telah berkembang menjadi mitra strategis bagi perusahaan besar seperti Astra Group (melalui Yayasan Dharma Bakti Astra sejak 2016).

Kantor pusat dan pabrik utama berada di Jl. Prabu Siliwangi KM 0,5, Keroncong, Kec. Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15134.

PART memperoleh sertifikasi ISO 9001 sejak 2011 dan terus ekspansi ke lini produk baru seperti otomotif, pangan, dan alat pertanian, dengan target pendapatan Rp1 triliun di 2025.

Lalu, seperti apa lini usaha hingga kinerja emiten ini? Berikut ini profil emiten PART.

Baca Juga: Portofolio Saham Anda Aman? 50 Emiten Saham Disuspensi BEI, Daftarnya: AKKU CLAY GTBO

Lini Usaha Utama PART

PART beroperasi di tiga segmen utama:

  • Otomotif: Produksi komponen suku cadang kendaraan roda dua dan roda empat (stamping parts untuk klien seperti Toyota, Isuzu, dan perusahaan otomotif lainnya).
  • Elektronik: Komponen presisi untuk peralatan elektronik (fitting, aksesoris, dan parts untuk Panasonic, Hitachi, dll.).
  • Sanitasi: Produk seperti fitting pipa, aksesoris kamar mandi, dan komponen sanitasi lainnya.

Pendapatan utama berasal dari penjualan ke pihak ketiga dan berelasi, dengan fokus pada kualitas, efisiensi produksi, dan ekspansi kapasitas melalui plant baru.

Baca Juga: Cek Daftar Saham Sawit di BEI, Intip Korporasi dari Hulu ke Hilirnya

Susunan Direksi dan Komisaris (Terbaru 2025–2026)

Direksi:

  • Direktur Utama: Hamim
  • Direktur: Tjoeng Rino Saputra

Komisaris:

  • Komisaris Utama: Syamsiah
  • Komisaris: Nenden Widiastuti
  • Komisaris Independen: Drs. Basa Sidabutar SH. MH

Struktur ini menjamin tata kelola perusahaan yang baik dengan komite audit dan remunerasi independen.

Baca Juga: Resmi! Ini Penjelasan Manajemen Tentang Kabar Tambang Emas BRMS di Palu Disegel

Kinerja Keuangan Terbaru (Q3 2025 / Triwulan III 2025)

Berikut laporan keuangan konsolidasi tercatat di laman BEI dipublikasikan pada 30 Oktober 2025:

  • Pendapatan Bersih (9M 2025 / 9 bulan pertama 2025): Rp223,7 miliar (naik signifikan dari periode sebelumnya).
  • Laba Kotor: Rp46,2 miliar.
  • Laba Usaha: Rp24,2 miliar.
  • Laba Bersih: Rp16,8 miliar (naik dari Rp12,5 miliar di periode yang sama 2024, atau +34,4% YoY).
  • EPS (Laba per Saham): Rp6,24.
  • Gross Margin: 20,7%.
  • EBITDA Margin: 17,1%.
  • Net Margin: 7,5%.

Perbandingan Kuartalan (Rp miliar):Q3 2025: Pendapatan ~Rp81,5 miliar (estimasi dari 9M), laba bersih Rp16,8 miliar secara kumulatif 9M. Pertumbuhan didorong efisiensi operasional, peningkatan volume penjualan komponen otomotif, dan ekspansi lini produk.

Tercatat untuk dividen (2025) mencapai Rp1,709 per saham (yield sekitar 1,28% pada harga terkini ~Rp134 per saham per akhir 2025).

Tonton: Pertamina Bersih-Bersih Unit Bisnis, 38 Anak Usaha Non-Migas Siap Dilepas

Selanjutnya: Kim Jong Un: Tujuan Militer Baru Korea Utara Akan Ditetapkan Pada Kongres Partai

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Sabang yang Lengkap Selama Ramadhan 2026, Jangan Terlambat Sahur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru