Emiten

4 Saham Cum Dividen Hari Ini (18/5), Yield BJTM & TOTL 4x Bunga Deposito

Senin, 18 Mei 2026 | 06:52 WIB
4 Saham Cum Dividen Hari Ini (18/5), Yield BJTM & TOTL 4x Bunga Deposito

ILUSTRASI. 4 Saham Cum Dividen Hari Ini (18/5), Yield BJTM & TOTL 4x Bunga Deposito


Reporter: Rashif Usman  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesempatan terakhir untuk mendapatkan dividen jumbo dari sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Empat emiten dijadwalkan membagikan dividen kepada pemegang saham dengan periode cum date berlangsung pada hari ini, Senin (18/5/2026).

Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham memiliki hak dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum date menyimpannya hingga tanggal pencatatan.

Beberapa saham yang masuk daftar cum dividen hari ini antara lain PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL).

Menariknya, beberapa emiten menawarkan dividend yield tinggi, bahkan mendekati 10%, sehingga menjadi perhatian investor pemburu dividen. 

Asal tahu saja, suku bunga deposito di bank umum pada Mei 2026 ini hanya sekitar 2%-3%. Dengan demikian, yield dividen mendekati 10% setara dengan 4x bunga deposito.

Berikut rincian pembagian dividen dan proyeksi yield masing-masing saham:

Baca Juga: Saham RAJA Bakal Stock Split 1:5, Harga Jadi Lebih Murah dan Likuid?

1. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)

Emiten sektor konsumer ini akan membagikan dividen interim senilai Rp 141,61 miliar atau Rp 16,57 per saham.

Dengan harga saham pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026) di level Rp 1.530 per saham, dividend yield YUPI diperkirakan sekitar 1,08%.

Jadwal dividen YUPI:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 18 Mei 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Cum dividen pasar tunai: 20 Mei 2026
- Ex dividen pasar tunai: 21 Mei 2026
- Recording date: 20 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 29 Mei 2026

Tonton: Samsung Terancam Mogok Kerja! Pemerintah Korea Selatan Turun Tangan Selamatkan Raksasa Chip Dunia

2. PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP)

Emiten jasa pelayaran ini membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 95,19 miliar atau Rp 35 per saham.

Dengan harga saham Rp 2.180 per saham pada perdagangan Rabu (13/5/2026), proyeksi dividend yield SHIP mencapai sekitar 1,61%.

Jadwal dividen SHIP:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 18 Mei 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Cum dividen pasar tunai: 20 Mei 2026
- Ex dividen pasar tunai: 21 Mei 2026
- Recording date: 20 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 26 Mei 2026

Tonton: WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo & Uganda sebagai Darurat Kesehatan Global

3. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM)

BJTM akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 850,17 miliar atau Rp 56,62 per saham.

Pada harga saham Rp 585 per saham, dividend yield BJTM diperkirakan mencapai 9,68%, menjadikannya salah satu saham bank dengan yield tertinggi saat ini.

Jadwal dividen BJTM:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 18 Mei 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Cum dividen pasar tunai: 20 Mei 2026
- Ex dividen pasar tunai: 21 Mei 2026
- Recording date: 20 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 5 Juni 2026

Tonton: Rupiah Tembus Rp17.597 per Dolar AS! Kenapa Melemah? Ini Penyebab dan Dampaknya ke Masyarakat

4. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)

TOTL siap menebar dividen tunai sebesar Rp 375,1 miliar atau Rp 110 per saham.

Dengan harga saham Rp 1.230 per saham pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026), proyeksi dividend yield TOTL mencapai sekitar 8,94%.

Jadwal dividen TOTL:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 18 Mei 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Cum dividen pasar tunai: 20 Mei 2026
- Ex dividen pasar tunai: 21 Mei 2026
- Recording date: 20 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 5 Juni 2026

Saham dengan dividend yield tinggi biasanya menarik perhatian investor menjelang cum dividen. Namun investor juga perlu mencermati potensi koreksi harga saham setelah memasuki periode ex-dividend.


 

Harga Emas Turun, Tapi Nasabah Bank Syariah Malah Berebut Nabung Emas! Ada Apa?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru