KONTAN.CO.ID - Investor kawakan Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali menambah koleksi sahamnya di emiten properti PT Intiland Development Tbk (DILD).
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Lo Kheng Hong melakukan pembelian saham DILD pada Senin, 11 Mei 2026. Transaksi tersebut membuat porsi kepemilikannya di saham DILD meningkat dibanding sebelumnya.
Dalam laporan tersebut, Lo Kheng Hong membeli sebanyak 12,67 juta saham DILD. Setelah transaksi dilakukan, kepemilikan sahamnya naik dari 704.138.100 saham menjadi 716.806.700 saham.
Jika dihitung secara persentase, kepemilikan Lo Kheng Hong di DILD meningkat dari 6,79% menjadi 6,92%.
Baca Juga: Lo Kheng Hong Borong Saham GJTL, Kepemilikan Tembus 6,68% Saat Harga Naik
Rincian Perubahan Kepemilikan DILD oleh Lo Kheng Hong
Berikut rincian perubahan kepemilikan saham Lo Kheng Hong di DILD, dilansir dari laporan DILD per Senin (11/5) di BEI.
| Keterangan | Sebelum Transaksi | Sesudah Transaksi |
|---|---|---|
| Jumlah saham | 704.138.100 saham | 716.806.700 saham |
| Persentase kepemilikan | 6,79% | 6,92% |
| Perubahan | - | Naik 12,67 juta saham |
Aksi borong saham oleh Lo Kheng Hong ini kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Pasalnya, investor yang dijuluki “Warren Buffett Indonesia” tersebut dikenal kerap mengoleksi saham yang dinilai murah secara valuasi dan memiliki prospek jangka panjang.
Baca Juga: Harga Mendaki, Lo Kheng Hong Terus Tambah Koleksi Saham Ini Di Sepanjang 2026
Harga Saham DILD saat ini
Dalam sebulan terakhir, harga saham DILD tercatat mengalami pelemahan. Per Senin (11/5), saham DILD berada di level Rp 123 per saham atau turun 6 poin setara 4,65% dalam satu bulan terakhir.
Kondisi penurunan harga saham tersebut diduga menjadi salah satu momentum akumulasi bagi investor value seperti Lo Kheng Hong.
PT Intiland Development Tbk sendiri merupakan perusahaan properti yang memiliki lini usaha pengembangan kawasan perumahan, apartemen, perkantoran, kawasan industri, hingga properti investasi. Emiten ini memiliki sejumlah proyek di Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota besar lainnya.
Baca Juga: Harga Melemah, Lo Kheng Hong Rajin Borong Saham Properti, Total Beli 23 Juta Saham
Pergerakan saham DILD juga kerap menjadi sorotan setelah adanya aksi akumulasi oleh investor besar.
Pelaku pasar biasanya mencermati aksi beli tersebut sebagai sinyal adanya keyakinan terhadap prospek fundamental perusahaan dalam jangka panjang.
Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan kondisi pasar, kinerja keuangan emiten, serta risiko investasi sebelum mengambil keputusan transaksi saham.
Tonton: Level Tertinggi 2 Bulan! Dolar AS Kembali Menggila
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News