Ada 79 Saham HSC Terbaru Oktober 2026: FILM dan MGLV Keluar dari Daftar

Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:25 WIB
Ada 79 Saham HSC Terbaru Oktober 2026: FILM dan MGLV Keluar dari Daftar

ILUSTRASI. IHSG Menguat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak daftar saham HSC terbaru BEI pada bulan Oktober 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperbarui daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC).

Berdasarkan laporan BEI, jumlah saham dalam daftar tersebut mencapai 79 emiten. Pada saat yang sama, dua emiten, yaitu PT MD Entertainment Tbk (FILM) dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV), dikeluarkan dari daftar.

Pembaruan ini dilakukan setelah BEI mengumumkan 19 emiten baru yang masuk kategori HSC. 

Baca Juga: Ini 4 Saham yang Terkena Suspensi BEI per 7 Oktober 2026, Ada PGLI hingga IFSH

Apa Itu Saham HSC?

High Shareholding Concentration merupakan kategori yang digunakan BEI untuk mengidentifikasi emiten dengan kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada sejumlah pemegang saham tertentu.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar saham perusahaan dikuasai oleh kelompok pemegang saham tertentu, sehingga porsi saham yang tersebar dan tersedia untuk diperdagangkan publik dapat relatif terbatas.

BEI menggunakan data struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat untuk menentukan konsentrasi kepemilikan. Dalam pengembangan metodologinya, bursa juga mempertimbangkan indikator price impact ratio.

Status HSC tidak serta-merta menunjukkan bahwa perusahaan melakukan pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal. Namun, informasi ini penting diperhatikan investor ketika menilai likuiditas dan risiko pergerakan harga saham.

Baca Juga: Ada Pengendali Baru, Simak Profil Emiten TGUK, Lini Bisnis, dan Kinerja Terkini

Daftar Saham HSC Terbaru BEI Oktober 2026

Melansir laman BEI, daftar emiten HSC berdasarkan laporan terbaru yang diterbitkan pada 13 Oktober 2026. Persentase menunjukkan tingkat konsentrasi kepemilikan yang dilaporkan untuk masing-masing emiten.

No. Kode Nama Emiten
1 MPRO Maha Properti Indonesia Tbk
2 DCII DCI Indonesia Tbk
3 BBSI Krom Bank Indonesia Tbk
4 PGUN Pradiksi Gunatama Tbk
5 POLU Golden Flower Tbk
6 SOHO Soho Global Health Tbk
7 BNLI Bank Permata Tbk
8 YUPI Yupi Indo Jelly Gum Tbk
9 ROCK Rockfields Properti Indonesia Tbk
10 PRAY Famon Awal Bros Sedaya Tbk
11 BTPN Bank SMBC Indonesia Tbk
12 FAPA FAP Agri Tbk
13 IFSH Ifishdeco Tbk
14 SMAR Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk
15 MLPT Multipolar Technology Tbk
16 CMNT Cemindo Gemilang Tbk
17 GEMS Golden Energy Mines Tbk
18 LIFE MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
19 BNII Bank Maybank Indonesia Tbk
20 ELPI Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk
21 MCOL Prima Andalan Mandiri Tbk
22 BYAN Bayan Resources Tbk
23 KING Hoffmen Cleanindo Tbk
24 SOTS Satria Mega Kencana Tbk
25 DNET Indoritel Makmur Internasional Tbk
26 RISE Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk
27 AGII Samator Indo Gas Tbk
28 ALII Ancara Logistics Indonesia Tbk
29 DGWG Delta Giri Wacana Tbk
30 BREN Barito Renewables Energy Tbk
31 SRAJ Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk
32 MKPI Metropolitan Kentjana Tbk
33 SILO Siloam International Hospitals Tbk
34 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk
35 WBSA BSA Logistics Indonesia Tbk
36 SSMS Sawit Sumbermas Sarana Tbk
37 DSSA Dian Swastatika Sentosa Tbk
38 PSAB J Resources Asia Pasifik Tbk
39 MEGA Bank Mega Tbk
40 MORA Ekamas Mora Republik Tbk
41 RLCO Abadi Lestari Indonesia Tbk
42 KONI Perdana Bangun Pusaka Tbk
43 FITT Hotel Fitra International Tbk
44 STTP Siantar Top Tbk
45 BINA Bank Ina Perdana Tbk
46 SMMT Golden Eagle Energy Tbk
47 SATU Kota Satu Properti Tbk
48 TCPI Transcoal Pacific Tbk
49 BELI Global Digital Niaga Tbk
50 MGRO Mahkota Group Tbk
51 BBHI Allo Bank Indonesia Tbk
52 CMNP Citra Marga Nusaphala Persada Tbk
53 AGAR Asia Sejahtera Mina Tbk
54 ALKA Alakasa Industrindo Tbk
55 BKDP Bukit Darmo Property Tbk
56 BAJA Saranacentral Bajatama Tbk
57 MDIA Intermedia Capital Tbk
58 BDKR Berdikari Pondasi Perkasa Tbk
59 SAFE Steady Safe Tbk
60 NICK Charnic Capital Tbk
61 MSJA Multi Spunindo Jaya Tbk
62 BIKE Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk
63 INDO Royalindo Investa Wijaya Tbk
64 BSWD Bank of India Indonesia Tbk
65 CITA Cita Mineral Investindo Tbk
66 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk
67 MTEL Dayamitra Telekomunikasi Tbk
68 ADES Akasha Wira International Tbk
69 SAME Sarana Meditama Metropolitan Tbk
70 BBMD Bank Mestika Dharma Tbk
71 SHIP Sillo Maritime Perdana Tbk
72 BALI Bali Towerindo Sentra Tbk
73 INPP Indonesian Paradise Property Tbk
74 EPMT Enseval Putera Megatrading Tbk
75 DUTI Duta Pertiwi Tbk
76 MAYA Bank Mayapada Internasional Tbk
77 CLAY Citra Putra Realty Tbk
78 TMAS Temas Tbk
79 DMND Diamond Food Indonesia Tbk

Investor sebaiknya mencocokkan kode saham, persentase, dan status terbaru melalui keterbukaan informasi BEI.

Baca Juga: Intip Saham TRUE yang Alami ARA, Cek Profil Emiten, Lini Bisnis, dan Kinerjanya

19 Saham Baru Masuk Daftar HSC

Berdasarkan laporan terbaru, 19 emiten yang baru masuk daftar HSC adalah:

No. Kode Saham Nama Emiten
1 TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk
2 SSMS Sawit Sumbermas Sarana Tbk
3 PSAB J Resources Asia Pasifik Tbk
4 SMMT Golden Eagle Energy Tbk
5 CITA Cita Mineral Investindo Tbk
6 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk
7 MTEL Dayamitra Telekomunikasi Tbk
8 ADES Akasha Wira International Tbk
9 SAME Sarana Meditama Metropolitan Tbk
10 BBMD Bank Mestika Dharma Tbk
11 SHIP Sillo Maritime Perdana Tbk
12 BALI Bali Towerindo Sentra Tbk
13 INPP Indonesian Paradise Property Tbk
14 EPMT Enseval Putera Megatrading Tbk
15 DUTI Duta Pertiwi Tbk
16 MAYA Bank Mayapada Internasional Tbk
17 CLAY Citra Putra Realty Tbk
18 TMAS Temas Tbk
19 DMND Diamond Food Indonesia Tbk

Kesembilan belas emiten tersebut ditetapkan berdasarkan data struktur kepemilikan saham per 1 Oktober 2026. Sementara itu, FILM dan MGLV dinyatakan keluar dari daftar HSC dalam pembaruan yang sama.

Baca Juga: Cek Saham dalam Radar UMA BEI per 1 Oktober 2026: Ada UVCR hingga AIMS

Apa Dampak Status HSC terhadap Investor?

Status HSC dapat menjadi informasi tambahan ketika investor menilai karakteristik suatu saham. Konsentrasi kepemilikan yang tinggi berpotensi berkaitan dengan terbatasnya saham yang tersedia untuk diperdagangkan secara bebas atau free float.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan investor antara lain:

  • Likuiditas perdagangan: saham dengan jumlah beredar publik yang terbatas dapat memiliki karakteristik transaksi berbeda dibandingkan saham dengan kepemilikan lebih tersebar.
  • Risiko volatilitas: perubahan permintaan dan penawaran dapat memengaruhi harga, terutama pada saham dengan likuiditas terbatas.
  • Kebijakan indeks: saham yang memenuhi kriteria HSC tidak dapat menjadi konstituen indeks utama BEI seperti LQ45, IDX30, dan IDX80 selama masih memenuhi kriteria yang ditetapkan bursa.
  • Analisis fundamental: investor tetap perlu mempelajari laporan keuangan, prospek bisnis, valuasi, dan keterbukaan informasi perusahaan.

Demikian informasi mengenai daftar saham HSC terbaru BEI pada bulan Oktober 2026.

Tonton: MSCI Belum Percaya Bursa RI? Freeze Saham Bisa Berlanjut hingga 2027

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru