Cuma Rupiah yang Keok Lawan Dollar di Asia, Untunglah IHSG Lebih Ceria (15/11)

Rabu, 16 November 2022 | 07:45 WIB   Reporter: Anna Suci Perwitasari
Cuma Rupiah yang Keok Lawan Dollar di Asia, Untunglah IHSG Lebih Ceria (15/11)

ILUSTRASI. Cuma Rupiah yang Melemah di Asia, Untunglah IHSG Lebih Ceria (15/11) KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/02/2022.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah di pasar spot tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Selasa (15/11), rupiah spot ditutup di level Rp 15.538 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah spot melemah 0,12% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 15.520 per dolar AS. Dengan hasil ini, rupiah pun menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang melemah.

Hingga pukul 15.00 WIB, seluruh mata uang di kawasan menguat, kecuali rupiah. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,98%.

Selanjutnya, won Korea Selatan yang sudah ditutup melonjak 0,67% dan yuan China yang terkerek 0,52%. Disusul, baht Thailand yang terangkat 0,41%.

Baca Juga: Review Bursa: Saham BBCA Menguat, GOTO Stagnan Selasa (15/11)

Berikutnya, baht Thailand yang menanjak 0,41% serta yen Jepang yang terapresiasi 0,39%. Lalu ada doalr Singapura yang terbang 0,33%.

Kemudian, rupee India menanjak 0,16%. Diikuti, dolar Hong Kong dan peso Filipina yang sama-sama naik 0,11%.

Sementara itu, dolar Taiwan terlihat ditutup menguat tipis 0,08% terhadap the greenback pada perdagangan hari ini.

IHSG Naik ke 7.035, Ada Net Sell Asing Rp 322 Miliar, Selasa (15/11)

Kabar yang lebih ceria datang dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,23% atau 16,11 poin ke 7.035,50 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/11).

Meski IHSG menguat, investor asing mencatat net sell atau jual bersih di pasar saham Indonesia pada hari ini. 

Investor asing mencatat net sell Rp 322,57 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan net sell terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 107,84 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 88,33 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 35,76 miliar.

Saham-saham dengan beli bersih atau net buy terbesar asing hari ini adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 33,36 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 24,56 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 19,33 miliar.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Penghasil Nikel, Harga Nikel di Pasar Global Menguat

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 4,55%
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 3,09%
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) 3,06%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) -2,48%
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -1,94%
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -1,72%

Baca Juga: Ditopang Kenaikan Harga Jual, Begini Rekomendasi Saham Semen Indonesia (SMGR)

otal volume transaksi bursa mencapai 26,45 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,86 triliun. Sebanyak 276 saham melemah. Ada 255 saham yang menguat dan 176 saham flat.

IHSG terangkat penguatan delapan indeks sektoral. Sektor transportasi dan logistik melesat 1,04%. Sektor barang konsumen primer menguat 0,69%. Sektor energi terangkat 0,54%. Sektor perindustrian naik 0,31%. Sektor teknologi menguat 0,29%. Sektor keuangan naik 0,16%. Sektor barang baku menguat 0,12%. Sektor properti dan real estat menanjak 0,05%.

Hanya tiga sektor yang turun pada hari ini. Sektor barang konsumen nonprimer melemah 0,27%. Sektor infrastruktur tergerus 0,10%. Sektor kesehatan melemah 0,09%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hasbi Maulana

Terbaru