Gojek Tokopedia Rugi Rp 13 Triliun, Cek Rekomendasi Saham GOTO Hari Ini (31/8)

Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:30 WIB   Reporter: Yuliana Hema
Gojek Tokopedia Rugi Rp 13 Triliun, Cek Rekomendasi Saham GOTO Hari Ini (31/8)


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kerugian PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) hingga semester 1 2022 semakin besar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Dengan kerugian tersebut, bagaimana prospek saham GOTO mendatang?

Harga saham GOTO pada perdagangan Selasa 30 2022 ditutup menguat di level 324, naik 4 poin atau 1,25% dibandingkan sehari sebelumnya. Namun dalam perdagangan 5 hari terakhir, harga saham GOTO terakumulasi melemah 6 poin atau 1,82%.

Sementara itu, kinerja GOTO pada semester I 2022 masih merugi. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengalami rugi diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 13,65 triliun pada semester I 2022.

Jumlah rugi bersih GOTO tersebut naik 117,28% secara tahunan. Pada semester I 2022, GOTO mengalami rugi bersih Rp 6,28 triliun.

Sebenarnya, bisnis Gojek Tokopedia berjalan cukup bagus pada tahun 2022 ini.Berdasarkan laporan keuangan perseroan, GOTO membukukan pendapatan sebesar Rp 3,38 triliun per Juni 2022. Capaian ini mengembang 73,32% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 1,96 triliun per Juni 2021. 

Baca Juga: Pendapatan Bersih Gojek Tokopedia (GOTO) Melejit 73,21% di Semester I 2022

Perinciannya, penghasilan dari imbalan jasa melesat 102,93% secara tahunan menjadi Rp 7,99 triliun. Imbalan iklan naik 417,77% secara tahunan menuju Rp 1,16 triliun. Jasa pengiriman naik 24,33% secara tahunan menjadi Rp 907,71 miliar. Imbalan transaksi dan pembayaran tembus Rp 424,39 miliar. 

Namun pendapatan ini tergerus dari biaya promosi kepada pelanggan yang membengkak 115,27% yoy menjadi Rp 7,34 triliun pada paruh pertama ini. Pada 2021, promosi pada pelanggan mencapai sebesar Rp 3,41 triliun. 

Pertumbuhan pendapatan ini seiringan dengan kenaikan beban yang ditanggung perseroan. Pos beban pokok pendapatan GOTO mencapai Rp 2,47 triliun dari Rp 1,49 triliun. Beban penjualan dan pemasaran mencapai Rp 6,34 triliun dari Rp 1,89 triliun. 

Kemudian beban umum dan administrasi naik dari Rp 3,84 triliun menjadi Rp 5,76 triliun. Beban pengembangan produk mencapai Rp 2,13 triliun dari Rp 649,78 miliar. 

Beban penyusutan dan amortisasi sebesar Rp 1,54 triliun dari Rp 838,82 miliar. Terakhir beban operasional dan pendukung naik dari Rp  628,57 miliar menuju Rp 937,90 miliar. 

Rekomendasi saham GOTO

Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo mencermati harga saham GOTO masih dalam fase koreksi jangka pendeknya. Namun, pekan ini harga saham GOTO berpeluang untuk menguji resistance di Rp 336 dengan support penting di Rp 288."Saya rekomendasikan untuk speculative buy terlebih dahulu," kata dia.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan pergerakan harga saham GOTO berpeluang melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek untuk menguji area resistance.

"Hal tersebut cukup terkonfirmasi dengan munculnya volume beli hari ini dan penutupan GOTO yang berada di atas MA20-nya," kata Herditya kepada Kontan.co.id, Senin (29/8).

Dia prediksi harga saham GOTO bakal menguji support di Rp 300 dan resistance di level Rp 336 per saham. Dari analisis teknikal, Herditya merekomendasi speculative buy GOTO.

Secara kinerja, GoTo Gojek Tokopedia juga berpotensi memiliki pendapatan lebih besar. Pasalnya, mereka memiliki lini bisnis baru.

Teranyar, GOTO bersama anak usahanya PT Dompet Karya Anak Bangsa alias Gopay telah mengakuisisi seluruh atau 100% saham PT Kripto Maksima Koin.

Sekretaris Perusahaan GoTo Koesoemohadiani memaparkan Dompet Karya Anak Bangsa telah mencaplok 99,98% saham Kripto Maksimal. Sedangkan Grup GoTo hanya mengantongi 0,02%.

Diani, panggilan akrabnya, menjelaskan transaksi ini telah selesai pada 25 Agustus 2022 dengan nilai transaksi mencapai Rp 124,84 miliar.

"Tujuan transaksi untuk perluasan kegiatan usaha Perseroan melalui anak perusahaan Perseroan ," papar Diani dalam keterbukaan informasi, Senin (29/8).

Itulah rekomendasi saham GOTO untuk perdagangan hari ini, Rabu 31 Agustus 2022. Ingat disclaimer on, segala risiko investasi atas rekomendasi saham GOTO menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru