IHSG melemah 0,45% ke 6.628 di sesi I hari ini, asing catat net buy Rp 243,28 miliar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB   Reporter: Herlina KD
IHSG melemah 0,45% ke 6.628 di sesi I hari ini, asing catat net buy Rp 243,28 miliar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 30,09 poin atau 0,45% ke 6.628,67 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (19/10).

Sebanyak 232 saham naik, 265 saham turun dan 154 saham stagnan.

Delapan indeks sektoral melemah, mengikuti pelemahan IHSG. Sedangkan dua indeks sektoral lainnya selamat ke zona hijau.

Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Teknologi yang turun 0,98%, IDX Sektor Energi turun 0,80% dan IDX Sektor Keuangan turun 0,55%.

Sedangkan dua indeks sektoral yang menguat adalah IDX Sektor Barang Konsumen Non Primer yang naik 0,76% dan IDX Sektor Kesehatan yang naik 0,16%.

Baca Juga: IHSG dibuka menguat pada awal perdagangan Selasa (19/10), asing beli BMRI, BBRI, SIDO

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 16,44 miliar saham dengan total nilai Rp 8,16 triliun.

Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (3,14%)
2. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) (1,39%)
3. PT Astra International Tbk (ASII) (1,20%)

Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (-2,83%)
2. PT United Tractors Tbk (UNTR) (-2,38%)
3. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) (-2,27%)

Investor asing mencatatan pembelian bersih Rp 243,28 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 185,7 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 90,0 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 66,5 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 172 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 31,7 miliar dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 24,7 miliar.

Selanjutnya: IHSG diprediksi menguat terbatas pada Selasa (19/10), saham-saham ini bisa ditimbang

 

Editor: Herlina Kartika Dewi
Terbaru