IHSG sudah naik tinggi, saham-saham big cap ini banyak dilego asing di awal pekan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:30 WIB   Reporter: Noverius Laoli
IHSG sudah naik tinggi, saham-saham big cap ini banyak dilego asing di awal pekan

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan pada awal pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, Senin (18/10) IHSG menguat 25.430 poin atau 0,38% ke level 6.658.769.

IHSG sempat turun ke zona merah pada awal perdagangan namun berbalik arah ke zona hijau sampai penutupan perdagangan.

Kenaikan IHSG ditopang delapan dari 11 sektor di BEI. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor transportasi 1,80%, kemudian sektor perindustrian 1,45%, sektor barang baku 1,25%, sektor keuangan 1,02%, sektor properti dan real estate 0,33%, sektor kesehatan 0,12% dan sektor teknologi 0,04%.

Sementara tiga sektor yang turun adalah sektor barang konsumer primer 0,14%, sektor energi 0,12% dan sektor infrastruktur 0,10%.

Baca Juga: Asing catat net buy Rp 1,01 triliun, saham-saham ini paling banyak dikoleksi

Total volume perdagangan saham di BEI hari Senin mencapai 24,49 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 16,44 triliun. Ada 324 saham yang naik, 186 saham yang turun dan 159 saham yang stagnan.

Investor asing mencatat net buy atau beli bersih sebesar Rp 1,01 triliun di seluruh pasar. Kendati demikian, asing memanfaatkan kenaikan IHSG dengan melego sejumlah saham ini.

Asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 136,5 miliar. Saham BBCA ditutup melemah 1,63% ke Rp 7.525 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 180,08 juta dengan total nilai transaksi Rp 1,4 triliun.

Saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) juga banyak dilepas asing sebesar Rp 47,8 miliar. Saham SMMA juga ditutup turun 0,46% ke Rp 10.750 per saham. Total volume perdagangan saham SMMA mencapai 5,2 juta dengan total nilai transaksi Rp 61,0 miliar.

Investor asing juga banyak menjual saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 42,6 miliar. Saham UNVR ditutup merosot 2,39% ke Rp 5.100 per saham. Total volume perdagangan saham UNVR mencapai 51,72 juta dengan total nilai transaksi Rp 266,9 miliar.

 

 

Baca Juga: Asing catat net buy Rp 384 miliar, saham-saham ini banyak diburu pada sesi I

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada perdagangan Selasa:

Editor: Noverius Laoli
Terbaru