Indo Tambangraya (ITMG) Raup Rp 210,42 Miliar dari Penjualan 7,2 Juta Saham Treasury

Selasa, 08 Maret 2022 | 21:42 WIB   Reporter: Akhmad Suryahadi
Indo Tambangraya (ITMG) Raup Rp 210,42 Miliar dari Penjualan 7,2 Juta Saham Treasury

ILUSTRASI. pertambangan batubara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) kembali melakukan penjualan sebagian saham treasury hasil pembelian kembali (buyback). Emiten tambang batubara ini telah menjual sebanyak 7,2 juta saham pada tanggal 7 Maret 2022 lalu.

Harga penjualan saham mengacu pada harga penutupan perdagangan harian di bursa efek satu hari sebelum tanggal penjualan saham. Dus, harga penjualan tersebut sebesar Rp 28.125 per saham.
Adapun, dana yang diperoleh ITMG dari hasil penjualan saham tersebut mencapai Rp 210,42 miliar, sebelum dikurangi biaya transaksi.

“Setelah pelaksanaan penjualan saham, maka jumlah sisa saham hasil pembelian kembali yang belum dialihkan adalah sebanyak 7,98 juta saham,” tulis Junius Prakasa Darmawan, Direktur Indo Tambangraya Megah dalam keterangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (8/3).

Sebelumnya, pada 4 Maret 2022, ITMG juga melakukan penjualan saham hasil pembelian kembali sebanyak 7,85 juta saham. Harga penjualan senilai  Rp 28.125 per saham, dan ITMG meraup dana sebesar Rp 220,78 miliar  sebelum dikurangi biaya transaksi.

Baca Juga: Indo Tambangraya (ITMG) Kantongi Rp 276 Miliar dari Penjualan Sebagian Saham Treasury

 

 

Sebelumnya, ITMG berencana menjual saham treasury yang dimiliki sebanyak 33,37 juta saham mulai 18 Februari 2022. Calon pihak penerima dapat berbentuk manajer investasi, asuransi, dana pensiun, dan kegiatan usaha lainnya.

Sebagai gambaran, ITMG mencatatkan kinerja mentereng sepanjang 2021. Laba bersih emiten tambang batubara ini terbang hingga 1.104,9% menjadi US$ 475,57 juta di 2021. Padahal di tahun 2020, ITMG hanya mengempit laba bersih US$ 39,47 juta.

Melesatnya laba bersih ITMG seiring dengan melesatnya pendapatan. ITMG mencatatkan pendapatan senilai US$ 2,07 miliar, naik 75,18% dari pendapatan pada 2020 sebesar US$ 1,18 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari

Terbaru