Indofood CBP (ICBP) akuisisi saham Indofood Fritolay Makmur Rp 494 miliar

Rabu, 17 Februari 2021 | 20:34 WIB   Reporter: Kenia Intan
Indofood CBP (ICBP) akuisisi saham Indofood Fritolay Makmur Rp 494 miliar

ILUSTRASI. Indofood CBP (ICBP) mengakuisisi saham Indofood Fritolay Makmur Rp 494 miliar


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membeli saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL), Rabu (17/2). Adapun saham IFL yang dibeli ICBP itu dimiliki Fritolay Netherlands Holding B.V. (Fritolay), afiliasi PepsiCo.Inc.

"Sebanyak 49% dari total seluruh saham yang telah diterbitkan IFL dengan nilai transaksi sekitar Rp 494 miliar," ungkap Corporate Secretary PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Gideon A. Putro dalam keterbukaan informasi, Rabu (17/2). Lebih lanjut diungkapkan, transaksi akan didanai dari kas internal perusahaan.

Dengan adanya transaksi tersebut, maka IFL akan mengakhiri perjanjian lisensi dengan PepsiCo. Hal itu akan dilakukan setelah IFL menyelesaikan semua proses persiapan penghentian produksi dan penjualan produk dengan merek milik PepsiCo. Prosesnya sudah harus dirampungkan dalam waktu enam bulan sejak dilakukan transaksi.

Baca Juga: Ini rekomendasi saham emiten barang konsumsi usai penurunan Indeks Keyakinan Konsumen

Sementara, Fritolay, PepsiCo, atau pihak afiliasi lainnya tidak boleh memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia yang bersaing dengan produk IFL selama tiga tahun sejak berakhirnya masa transisi.

Dengan adanya transaksi ini, kepemilikan saham ICBP dalam IFL bertambah menjadi 99,99%  dari total seluruh saham yang diterbitkan oleh IFL. Sebelumnya, kepemilikan ICBP hanya 51% saja.

Sekadar informasi, hingga penutupan perdagangan hari ini,Rabu (17/2),  harga saham ICBP bertengger di Rp 8.825 sama dengan penutupan perdagangan Selasa (16/2). Adapun selama seminggu terakhir saham ICBP naik 0,28%.

 

Selanjutnya: Industri mamin masih akan tertekan, simak saham-saham rekomendasi analis

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat

Terbaru