Emiten

Kalau ekonomi tumbuh 3%-5%, Nippon Indosari (ROTI) yakin kinerjanya bakal positif

Rabu, 25 November 2020 | 07:30 WIB   Reporter: Benedicta Prima
Kalau ekonomi tumbuh 3%-5%, Nippon Indosari (ROTI) yakin kinerjanya bakal positif


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) tak memasang target tinggi pertumbuhan kinerja tahun 2021. Hal ini mempertimbangkan kondisi sepanjang tahun 2020, di mana kinerja hingga kuartal III-2020 mengalami penurunan secara tahunan (yoy).

Namun bila dilihat per kuartal, di kuartal tiga ini kinerja ROTI lebih baik dibanding kuartal sebelumnya.

Mengutip laporan keuangan kuartal III-2020, penjualan bersih produsen Sari Roti ini turun 0,81% (yoy) menjadi Rp 2,44 triliun.

Pada periode yang sama tahun sebelumnya, Sari Roti mengantongi penjualan Rp 2,46 triliun. Sedangkan laba bersih ROTI tergerus 39,9% yoy dari Rp 211,7 miliar menjadi Rp 127,2 miliar.

"Tahun 2018 kita tumbuh sekitar 12%, 2019 tumbuh sekitar 20%, di tahun 2020 kita flat. Rasanya tidak terlalu demanding memposisikan outperforming, kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia 3%-5% Sari Roti bisa lebih besar lagi," jelas Head Investor and Public Relations Nippon Indosari Hadi Susilo, Selasa (24/11).

Baca Juga: Laba Bersih Sari Roti (ROTI) Merosot 40%, Tergerus Kerugian Divestasi Anak Usaha

Berdasarkan progres kinerja secara kuartalan, khusus di kuartal tiga saja ROTI mengantongi pendapatan sebesar Rp 766 miliar, naik dari kondisi di kuartal II-2020 yang hanya mengantongi Rp 761,2 miliar. Laba bersih juga tercatat naik signifikan dari Rp 13,6 miliar menjadi Rp 35,8 miliar.

"Terjadi penurunan di kuartal dua tetapi di kuartal III-2020 mulai ada peningkatan. Sisi positifnya di wilayah barat dan timur terus menunjukkan peningkatan 3,5% secara kuartalan, bahkan di Jawa tetap bisa jaga flat dibanding kuartal II. Ini akan terus kita jaga pertumbuhannya di kuartal empat bahkan di 2021 karena pabriknya sudah jadi," jelas Hadi.

Nippon Indosari tengah membangun dua pabrik baru masing-masing di Banjarmasin dan Pekanbaru. Rencananya pabrik tersebut akan beroperasi di kuartal I-2021 dan bisa meningkatkan kapasitas produksi dari 5 juta roti per hari menjadi 5,5 juta roti per hari.

Editor: Yudho Winarto


Terbaru