Rekomendasi

Kinerja Bekasi Fajar Industrial (BEST) diprediksi membaik, simak rekomendasinya

Selasa, 06 April 2021 | 19:34 WIB   Reporter: Achmad Jatnika
Kinerja Bekasi Fajar Industrial (BEST) diprediksi membaik, simak rekomendasinya

ILUSTRASI. kawasan industri milik PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST). Foto Dok BEST

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) mengalami tekanan yang berat selama tahun 2020. Terbukti di tahun tersebut, rugi bersih yang dicatatkan mencapai Rp 115 miliar dengan pendapatan yang hanya membukukan Rp 242 miliar, atau turun 74,5% secara year on year (yoy), kerugian ini adalah yang pertama dalam 10 tahun sejarahnya.

Menurut Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa, gross profit margin (GPM) BEST yang turun menjadi 52,6% dari 66,6% di 2019, sementara rasio margin laba operasi turun sebesar 442 bps menjadi 9,1% karena harga pokok penjualan melambat pada tingkat yang lebih lambat, sementara rasio biaya operasional melonjak secara signifikan.

“Pendapatan berulang yang stabil menyumbang 64% dari total pendapatan BEST tahun 2020, penjualan lahan industri cukup menantang dikarenakan pandemi Covid-19, yang mengakibatkan penundaan atau pembatalan rencana investasi,” ujar Yasmin.

Baca Juga: Prospek masih positif, cek rekomendasi saham 2 emiten kawasan industri ini

Di tahun 2021, BEST optimistis mempertahankan target penjualan lahan mencapai 10 hingga 15 hektare dengan rata-rata harga penjualan pada kisaran Rp2,6 juta hingga Rp3,2 juta per meter persegi. Akan tetapi, Yasmin memperkirakan penjualan tanah untuk BEST di tahun ini hanya 5 hektare, hal ini dikarenakan kinerjanya di tahun 2020.

Setelah catatan nol penjualan lahan industri di tahun 2020, dan pemasukan hanya berasal dari pendapatan berulang, Analis Maybank Kim Eng Aurellia Setiabudi dalam risetnya yang dirilis pada 18 Januari 2021, menilai BEST hanya akan menjual 15 hektare lahan di tahun 2021 dan 2022.

Di sisi lain, Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano dalam risetnya yang dirilis pada 1 April 2021, Ia memperkirakan BEST akan membukukan penjualan 12 hektare lahan industri di tahun 2021.

 

 

Editor: Yudho Winarto
Terbaru