Rekomendasi

Pertumbuhan pendapatan BBNI diprediksi hingga 12% tahun ini, ini rekomendasi sahamnya

Senin, 05 April 2021 | 20:38 WIB   Reporter: Achmad Jatnika
Pertumbuhan pendapatan BBNI diprediksi hingga 12% tahun ini, ini rekomendasi sahamnya

ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di kantor cabang Bank BNI, Jakarta,

Di segmen korporasi, akan tetap menjadi bisnis inti BBNI kedepannya, dengan nama-nama korporasi papan atas bluechip sebagai fokus utama dari BBNI.

Selain itu, untuk pinjaman penggajian akan menjadi mesin pertumbuhan lainnya, hal ini berkat pasar yang kurang terpenetrasi karena BBNI memiliki 3,4 juta akun penggajian pada Desember 2020. Ia memperkirakan secara keseluruhan buku pinjaman bank diperkirakan akan tumbuh sebesar 6,1% secara yoy di tahun 2021.

Baca Juga: Restrukturisasi kredit di Februari bertambah, begini rekomendasi saham BBNI

Sehingga Eka Savitri dalam risetnya meyakini bahwa untuk tahun 2021, asumsi biaya kredit 360 basis poin harus cukup memberikan perlindungan tambahan terhadap potensi penurunan kualitas aset. Selain itu, ia juga memperkirakan penurunan 20 basis poin pada Cost of Fund (CoF) campuran menjadi 2,4% sejalan dengan prospek stabil BI rate.

Di tahun 2021 ini juga, Okie memproyeksikan pertumbuhan pendapatan pada BBNI hingga 12%. “Kami memproyeksikan adanya potensi pertumbuhan pendapatan sebesar 12% sedangkan dari laba bersih sebesar 18% hingga 25% di tahun 2021,” pungkas Okie.

Okie merekomendasikan BBNI beli dengan target Rp 7.900 per saham. Eka Savitri merekomendasikan beli dengan target harga Rp 8.000 per saham. Suria Dharma merekomendasikan beli dengan target harga Rp 8.500 per saham, atau 1,2x PBV di tahun 2021.

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Yudho Winarto
Terbaru