Sektor Transportasi & Logistik dan Sektor Konsumsi Dapat Berkah dari Pencabutan PPKM

Selasa, 03 Januari 2023 | 05:30 WIB   Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Sektor Transportasi & Logistik dan Sektor Konsumsi Dapat Berkah dari Pencabutan PPKM


KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah resmi dicabut. Analis nilai sektor transportasi & logistik, serta konsumer kian diuntungkan.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti mengatakan bahwa sebetulnya pencabutan kebijakan PPKM saat ini tidak begitu berdampak signifikan terhadap kinerja indeks sektoral.

Ini mengingat mobilitas sudah kian masif seiring dengan tingkat vaksinasi yang digencarkan, meskipun memang varian baru Covid-19 terus bermunculan.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham Rekomendasi Analis, Selasa (3/1)

"Namun kalau melihat emiten yang terpengaruh positif, emiten dari sektor transportasi & logistik serta konsumsi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (2/1).

Selain PPKM, untuk sektor transportasi dan logistik juga didorong dari ekspor yang masih positif turut mempengaruhi permintaan terkait transportasinya. Tren pemulihan ekonomi juga ikut menjadi katalis positif.

Di samping itu, ketidakpastian akan gangguan distribusi pasokan akan mempengaruhi. Berikutnya, tren digitalisasi yang masih berlanjut dan terus didukung oleh pemerintah agar semakin gencar juga menjadi katalis positif.

"Untuk sektor konsumsi, dengan mobilitas yang makin longgar akan mendorong konsumsi masyarakat meskipun saat ini pelemahan daya beli masih membayangi imbas inflasi yang terus merangkak naik," katanya.

 

 

Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham Rekomendasi Analis, Selasa (3/1)

Terkait prospek sahamnya, dari transportasi & logistik, Desy melihat tahun ini kenaikannya berpotensi melanjutkan penguatan terbatas.

Rekomendasinya di sektor ini yaitu SMDR dan ASSA. Untuk sektor konsumsi, pihaknya melihat saham ICBP, INDF dan MAPI masih mampu perform melihat prospek bisnis dan fundamentalnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru