Terangkat Tren Motor Listrik, Begini Rekomendasi Saham NFC Indonesia (NFCX)

Rabu, 28 September 2022 | 06:30 WIB   Reporter: Nur Qolbi
Terangkat Tren Motor Listrik, Begini Rekomendasi Saham NFC Indonesia (NFCX)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) melesat 44,81% dalam sebulan terakhir. Selasa (27/9), harga NFCX ditutup di level Rp 12.200 per saham.

Harga NFCX meningkat 36,31% sejak awal tahun. Pada awal tahun 2022, NFCX masih berada di level Rp 8.950 per saham.

Analis Bahana Sekuritas Dimas Wahyu Putra Pratama mengatakan, kenaikan yang terjadi pada NFCX belakangan ini dipengaruhi sentimen komitmen pemerintah untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik.

NFXC mulai menjajal bisnis motor listrik sejak akhir tahun 2021. Menggandeng SiCepat, keduanya membuat perusahaan patungan yakni PT Volta Indonesia, dengan merek dagang Volta. Selain memproduksi motor listrik, Volta Indonesia juga memiliki pabrik hingga ekosistem ganti baterai.

Baca Juga: NFC Indonesia (NFCS) Berharap Tren Motor Listrik Akan Semakin Baik

Dimas melihat, secara teknikal, NFCX saat ini tengah berada dalam fase distribusi atau profit taking (ambil keuntungan) pada rentang harga Rp 11.700 per saham-Rp 12.500 per saham.

"Selanjutnya, NFCX berpotensi turun menuju level Rp 10.700 per saham," ucap Dimas saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (27/9).

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mencermati, selama NFCX belum mampu menembus level resistance di Rp 12.825, maka pergerakannya rawan terkoreksi. "Hal ini nampak dari pergerakan MACD yang sudah menyempit dan rawan deadcross serta Stochastic yang sudah berada di area overbought," kata Herditya.

Baca Juga: NFC Indonesia (NFCS) Klaim Realisasi Produksi Motor Listrik Masih Sesuai Rencana

Menurut Herditya, level Rp 11.450 menjadi level support yang perlu dicermati pelaku pasar. Dia merekomendasikan speculative buy saham NFCX.

Sementara itu, Dimas merekomendasikan pelaku pasar untuk menggunakan strategi buy on weakness. Support terdekat NFCX berada di Rp 11.500 per saham dengan resistance di Rp 12.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Terbaru