Asing net buy Rp 90 miliar, IHSG menguat 0,13% ke 6.152 di pagi ini (27/9)

Senin, 27 September 2021 | 09:50 WIB   Reporter: Anna Suci Perwitasari
Asing net buy Rp 90 miliar, IHSG menguat 0,13% ke 6.152 di pagi ini (27/9)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat menguat pada awal perdagangan hari ini. Senin (27/9) pukul 9.07 WIB, IHSG naik 8.07 poin atau 0,13% ke 6.152,89

Investor asing mencatat beli bersih atau net buy Rp 90,90 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 96,9 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 3 miliar dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) Rp 1,9 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) Rp 3,2 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 2,8 miliar dan PT MNC Studio International Tbk (MSIN) Rp 1,5 miliar.

Baca Juga: Awas, prediksi IHSG Senin (27/9) terkoreksi, untuk trading pilih saham ini saja

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

  • PT Timah Tbk (TINS) naik 2,6%
  • PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 2%
  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik 1,78%

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 1,14%
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 1,05%
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun 0,6%

Penguatan IHSG ini disokong sebagian indeks sektoral. Indeks dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Transportasi & Logistik yang melesat 1,02%.

Disusul, IDX Sektor Energi, IDX Sektor Sektor Properti & Real Estate, IDX Sektor Perindustrian dan IDX Barang Baku. Disusul, IDX Sektor Teknologi, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Premier dan IDX Sektor Keuangan.

Sementara itu, IDX Sektor Infrastruktur menjadi sektoral dengan pelemahan terdalam setelah ambles 0,15%. Diikuti, IDX Sektor Kesehatan dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer.

 

Selanjutnya: Rupiah spot dibuka melemah tipis ke Rp 14.261 per dolar AS pada hari ini (27/9)

 

 

Editor: Anna Suci Perwitasari
Terbaru