Profil SMRA yang Investasi Rp1 Triliun ke SMB 2, Cek Lini Usaha hingga Kinerjanya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:48 WIB
Profil SMRA yang Investasi Rp1 Triliun ke SMB 2, Cek Lini Usaha hingga Kinerjanya

ILUSTRASI. Suasana di bundaran perumahan Summarecon Crown Gading (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten SMRA beserta aksi korporasi terbarunya. SMRA baru-baru ini menggelontorkan investasi signifikan sekitar Rp1 triliun untuk pengembangan Summarecon Mall Bekasi Tahap 2 (SMB 2).

Proyek ini merupakan ekspansi dari Summarecon Mall Bekasi tahap 1 (dibuka 2013), yang bertujuan memperkuat posisi sebagai lifestyle destination di kawasan Bekasi. Berdiri di lahan 47.000 m² dengan luas bangunan 87.000 m² (2 basement + 4 lantai), menambah net leasable area (NLA) total SMB menjadi sekitar 125.000 m².  

Konsep terintegrasi dengan WellGround (Wellness Ground) untuk kesehatan, kebugaran, dan sosial. Tingkat okupansi tenant sudah mencapai ~85% dan diproyeksikan penuh menjelang Ramadan/Lebaran 2026.

Baca Juga: Harga 300-an, Emiten Saham BUMN Ini Akan Dapat Durian Runtuh dari Danantara

Sementara itu, pendanaan: 50% dari kas internal, 50% dari pinjaman bank. Pihak SMRA ungkap langkah ini untuk meningkatkan porsi recurring income (pendapatan berulang dari sewa mal) menjadi 25–30% dari total pendapatan konsolidasi pada 2026, sejalan dengan strategi diversifikasi di luar penjualan properti.

Investasi ini mencerminkan optimisme SMRA terhadap daya beli kelas menengah di kawasan penyangga Jakarta, meski sektor properti menghadapi tantangan

Lalu, seperti apa profil emiten SMRA? Intip lini usaha hingga keuangan terbaru.

Baca Juga: Dua Saham Baru di Indeks IDX80 Tren Turun Harga Sejak Awal 2026, Pilih Beli / Jual?

Profil SMRA

PT Summarecon Agung Tbk (kode saham: SMRA) adalah salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada 26 November 1975 oleh Ir. Soetjipto Nagaria dan rekan-rekannya, dengan kantor pusat di Jakarta Timur.

SMRA terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak IPO tahun 1990 dan dikenal sebagai pengembang kota mandiri (township) serta pengelola mal dan properti komersial.

Perusahaan ini memiliki portofolio township besar seperti Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, Summarecon Bogor, Summarecon Emerald Karawang, Summarecon Mutiara Makassar, dan lainnya.

Bisnis utamanya mencakup pengembangan hunian dan komersial untuk dijual, pengelolaan properti sewa (recurring income), serta fasilitas rekreasi dan perhotelan.

Baca Juga: Aturan Free Float BEI Berubah: BREN, TPIA, HMSP Belum Aman? Wajib Ikuti Langkah Ini

Lini Usaha Utama

Berdasarkan laporan tahunan dan profil resmi, SMRA beroperasi dalam tiga segmen utama:

  • Pengembangan Properti (Property Development) — Segmen terbesar: Penjualan hunian (rumah, apartemen), ruko, kavling komersial, dan apartemen di township.  
  • Investasi dan Manajemen Properti (Investment Property) — Pendapatan berulang dari sewa mal (Summarecon Mall Kelapa Gading sebagai flagship dengan NLA ~208.000 m² pada 2024), gedung perkantoran (Plaza Summarecon), dan properti lainnya.  
  • Rekreasi, Perhotelan, dan Lainnya (Leisure & Hospitality) — Pengelolaan klub rekreasi, hotel (misalnya Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali), dan fasilitas pendukung township.

Segmen recurring income (sewa) menjadi fokus untuk stabilitas di tengah fluktuasi penjualan properti.

Baca Juga: Saham RISE Anjlok 38% dan Terkena UMA BEI, Cek Profil Emiten Properti Ini

Direksi (Board of Directors)

Berdasarkan data terbaru dari laporan tahunan 2024 dan situs resmi perusahaan (diperbarui hingga 2025–2026), susunan Direksi PT Summarecon Agung Tbk meliputi:

  • Ir. Adrianto Pitojo Adi sebagai Direktur Utama (President Director)  
  • Liliawati Rahardjo sebagai Direktur  
  • Soegianto Nagaria sebagai Direktur  
  • Herman Nagaria sebagai Direktur  
  • Lydia Tjio sebagai Direktur (Finance)  
  • Ir. Sharif Benyamin sebagai Direktur  
  • Jason Lim sebagai Direktur (Technical & Project) 

Baca Juga: Harga Saham PGAS Melesat 13,99%: Analis Rekomendasi Beli!

Komisaris

  • Soetjipto Nagaria sebagai Komisaris Utama
  • Harto Djojo Nagaria sebagai Komisaris
  • Drs. H. Edi Darnadi, M.M sebagai Komisaris
  • Hendri Rahardja sebagai Komisaris
  • Liliawati Rahardjo sebagai Komisaris
  • Drs. Kris Erlangga Adji Widjaya sebagai Komisaris

Susunan ini relatif stabil, dengan banyak anggota dari keluarga Nagaria (pendiri) dan profesional berpengalaman. Rata-rata masa jabatan dewan sekitar 12–13 tahun, menunjukkan kontinuitas kepemimpinan.

Baca Juga: Resmi! Ini Kebijakan Besar untuk Reformasi Bursa Saham Indonesia, Usai Rapat MSCI

Kinerja Keuangan Q3 2025 (Triwulan III 2025 / 9 Bulan 2025)

Melansir laman BEI, laporan keuangan interim Q3 2025 (dirilis akhir November 2025) menunjukkan kinerja lesu dibandingkan tahun sebelumnya, dipengaruhi tantangan sektor properti seperti suku bunga tinggi dan perlambatan penjualan:

  • Pendapatan konsolidasi (Revenue) 9M 2025: Rp6,41 triliun (turun ~15% YoY dari periode sama 2024).  
  • Laba bersih (Net Profit): Rp549,6 miliar (turun 41,4% YoY dari Rp937,8 miliar). Penurunan tajam terutama di Q3 itu sendiri.  
  • EBITDA: Rp1.976,6 miliar (turun 30,5% YoY).  
  • Gross Profit: Rp3.285,5 miliar.  
  • Operating Profit: Rp1.907,9 miliar.  
  • Pendapatan prapenjualan (marketing sales): Rp3,57 triliun per Q3 2025 (data parsial, menunjukkan pemulihan di segmen penjualan).

Secara keseluruhan, laba bersih 9M 2025 turun signifikan, tapi perusahaan tetap fokus pada ekspansi recurring income melalui proyek seperti SMB 2. Total aset dan kas tetap solid (cash ~Rp3,1 triliun di data terkini), dengan debt-to-equity ratio sekitar 81%.

Itulah informasi menarik terkait profil emiten SMRA beserta aksi korporasi terbarunya.

Tonton: Arab Saudi Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Lebih Awal, Indonesia Kapan?

Selanjutnya: Untung Besar Menyambut Imlek 2026! Wingstop Tebar Promo Lucky Deal, Hemat 50% Lebih

Menarik Dibaca: Untung Besar Menyambut Imlek 2026! Wingstop Tebar Promo Lucky Deal, Hemat 50% Lebih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru