KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten SOCI yang pada periode Januari hingga Februari 2026 menunjukkan volatilitas yang tinggi. Pada awal Februari 2026, harga saham emiten perkapalan ini terkoreksi dari Rp464 pada 3 Februari menjadi Rp400 pada 6 Februari, atau turun sekitar 14% hanya dalam beberapa hari.
Namun demikian, saham SOCI kemudian mengalami rebound kuat dan kembali menguat ke level Rp466 pada 9 Februari 2026, atau naik sekitar 16,5% dalam satu hari.
Meski terjadi penurunan dalam satu hingga dua minggu terakhir, secara tahunan saham SOCI masih mencatatkan kenaikan yang sangat signifikan, dengan kenaikan lebih dari 200% dalam satu tahun terakhir.
Baca Juga: Harga Saham Turun Karena Revisi Outlook Moody's, Analis Malah Rekomendasi Beli
Dalam rentang 52 minggu, saham SOCI bergerak dari level terendah Rp126 hingga tertinggi Rp720. Untuk hitungan sebulan, saham SOCI bergerak turun di kisaran 28-30%.
Kini pada hari Selasa, 10 Februari 2026, tercatat pergerakan saham SOCI pada sesi pertama mengalami kebangkitan dengan naik 8-10% dan bertengger di harga Rp505.
Lalu, seperti apa profil dari emiten transportasi laut ini? Cek informasi menarik selengkapnya.
Baca Juga: Harga Saham Bank Blue Chip Jatuh Lagi Usai Mendaki: Ini Peluang Cuan atau Buntung?
Profil SOCI
PT Soechi Lines Tbk (SOCI) merupakan perusahaan transportasi laut dan galangan kapal yang berfokus pada sektor energi, khususnya minyak dan gas.
Dalam beberapa pekan terakhir, tepatnya pada awal Februari 2026, saham SOCI mengalami koreksi cukup tajam.
Meski demikian, secara tren jangka menengah sejak akhir 2025, pergerakan saham SOCI masih menunjukkan penguatan yang signifikan.
PT Soechi Lines Tbk menjalankan dua segmen usaha utama, yaitu:
1. Segmen Pengiriman (Shipping)
Perseroan menyediakan jasa pengangkutan laut untuk minyak, gas, produk kimia, serta komoditas curah. Armada yang dioperasikan meliputi tanker minyak, kapal peti kemas, kapal curah, kapal pendukung lepas pantai (offshore support vessels), tug boat, dan tongkang. Mayoritas kontrak pengangkutan berasal dari industri minyak dan gas.
2. Segmen Galangan Kapal (Shipyard)
Segmen ini bergerak di bidang pembangunan kapal baru (new building), perbaikan kapal (dry docking dan repair), serta fabrikasi struktur untuk sektor minyak dan gas. Galangan kapal utama perusahaan berlokasi di Pulau Karimun, Kepulauan Riau.
Secara keseluruhan, perseroan memiliki sekitar 11 anak perusahaan yang mendukung kedua lini bisnis tersebut. Fokus utama SOCI adalah menyediakan layanan terintegrasi bagi industri energi, baik di Indonesia maupun kawasan regional.
Baca Juga: Aturan Free Float BEI Berubah: BREN, TPIA, HMSP Belum Aman? Wajib Ikuti Langkah Ini
Direksi dan Dewan Komisaris
Berdasarkan data terkini periode 2025–2026, susunan pengurus SOCI mengalami beberapa perubahan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sepanjang 2025.
Direksi
| Nama | Posisi | Terafiliasi |
|---|---|---|
| Pieters Adyana Utomo | Direktur Utama | Ya |
| Paula Marlina | Direktur | Ya |
Dewan Komisaris
| Nama | Posisi | Independen |
|---|---|---|
| Go Darmadi | Komisaris Utama | Tidak |
| Barli Hasan | Komisaris | Tidak |
| Edwin Syahruzad | Komisaris | Ya |
Susunan lengkap Direksi induk, yang mencakup Direktur Utama serta Direktur Operasional dan Keuangan, dapat dilihat dalam laporan tahunan terbaru yang dipublikasikan di situs resmi IDX maupun situs perusahaan.
Baca Juga: Saham RISE Anjlok 38% dan Terkena UMA BEI, Cek Profil Emiten Properti Ini
Kinerja Keuangan
Hingga September 2025 (9M 2025), kinerja keuangan SOCI tergolong relatif stabil di tengah fluktuasi harga minyak global. Pendapatan neto tercatat sebesar USD 118 juta atau sekitar Rp 1,98 triliun (menggunakan kurs rata-rata sekitar Rp 16.800 per USD pada Februari 2026), sedikit menurun dibandingkan USD 120 juta atau sekitar Rp 2,016 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba bersih berada di kisaran USD 12 juta atau sekitar Rp 201,6 miliar, relatif stabil secara tahunan. Sementara itu, EBITDA mencapai USD 47 juta atau sekitar Rp 789,6 miliar, tumbuh sekitar 5% secara tahunan, mencerminkan efisiensi operasional yang membaik.
Pada kuartal III 2025 saja, laba bersih perseroan tercatat mencapai Rp 201,4 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Secara keseluruhan, SOCI mampu menjaga profitabilitas meski pertumbuhan pendapatan melambat, berkat pengendalian biaya yang ketat dan peningkatan utilisasi armada kapal.
Selain itu, perusahaan juga aktif melakukan ekspansi internasional, termasuk mendirikan anak perusahaan di Dubai pada akhir 2025.
Tonton: Mulai 10 Februari, Tiket Pesawat Ekonomi Bebas PPN Selama Mudik 2026
Selanjutnya: Harga Minyak Melemah Tipis di Siang Ini (10/2), Brent ke US$ 68,85 Per Barel
Menarik Dibaca: Desain XOS 16 Infinix: Visual Premium & Performa Ngebut, Siap Saingi HP Flagship
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News