BBCA, BBRI, BMRI Paling Banyak Dijual Asing Sepekan, MDKA, UNVR, EMTK Malah Diburu

Senin, 16 Mei 2022 | 15:17 WIB   Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
BBCA, BBRI, BMRI Paling Banyak Dijual Asing Sepekan, MDKA, UNVR, EMTK Malah Diburu

ILUSTRASI. IHSG pekan lalu melemah 8,73% diiringi oleh penjualan bersih atau net sell asing hingga Rp 9,11 triliun.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi jual oleh investor asing melanda pasar saham Indonesia. Pada sepekan periode 9-13 Mei 2022, investor asing mencatat penjualan bersih Rp 9,11 triliun di seluruh pasar.

Berdasarkan data RTI, net sell asing mayoritas terjadi di pasar reguler. Totalnya mencapai Rp 8,41 triliun dalam lima hari perdagangan.

Meski aksi jual melanda pasar saham Indonesia pekan ini, secara total investor asing masih mencatat pembelian bersih atau net buy Rp 63 triliun sejak awal tahun meski IHSG hanya naik 0,25% ytd. Net buy asing di pasar reguler mencapai Rp 51,2 triliun. 

Baca Juga: Pasar Saham dan Obligasi Tertekan, Investor Reksadana Beralih ke Reksadana Pasar Uang

Berdasarkan data RTI, berikut 10 saham dengan net sell terbesar asing dalam sepekan:

  1. Bank Central Asia (BBCA) Rp 3,48 triliun
  2. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 1,57 triliun
  3. Bank Mandiri (BMRI) Rp 951,44 miliar
  4. Telkom Indonesia (TLKM) Rp 927,14 miliar
  5. Astra International (ASII) Rp 450,63 miliar
  6. Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 440,2 miliar
  7. Bukit Asam (PTBA) Rp 241,86 miliar
  8. Adaro Energy Indonesia (ADRO) Rp 201,1 miliar
  9. Bumi Resources (BUMI) Rp 176,94 miliar
  10. Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Rp 156,73 miliar

 

Baca Juga: IHSG Anjlok 8,73% Sepekan, Kapitalisasi Bursa Melorot Jadi Rp 8.864 Triliun

Sedangkan saham-saham dengan net buy atau beli bersih terbesar asing dalam sepekan adalah:

  1. PT Merdeka Copper Gold (MDKA) Rp 576,48 miliar
  2. Unilever Indonesia (UNVR) Rp 448,24 miliar
  3. Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Rp 229,79 miliar
  4. Aneka Tambang (ANTM) Rp 150,68 miliar
  5. Indo Tambangraya Megah (ITMG) Rp 95,18 miliar
  6. United Tractors (UNTR) Rp 52,18 miliar
  7. Ciputra Development (CTRA) Rp 36,21 miliar
  8. Indofood Sukses Makmur (INDF) Rp 29,09 miliar
  9. Vale Indonesia (INCO) Rp 26,26 miliar
  10. Summarecon Agung (SMRA) Rp 25,04 miliar

Baca Juga: Anjlok, Pelemahan IHSG Mulai Terbatas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Terbaru