Catat! BBCA Akan Bayar Dividen Interim Tiap 4 Bulan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:30 WIB
Catat! BBCA Akan Bayar Dividen Interim Tiap 4 Bulan

ILUSTRASI. Catat! BBCA Akan Bayar Dividen Interim Tiap 4 Bulan


Reporter: Lydia Tesaloni  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Informasi penting untuk para investor saham di pasar modal Indonesia. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bakal lebih sering membagikan dividen saham pada tahun 2026 ini. Setiap empat bulan sekali, BBCA akan bayar dividen interim.

Manajemen BBCA berencana membagikan dividen interim hingga tiga kali sepanjang tahun 2026. Rencana ini menjadi terobosan baru bagi perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Presiden Direktur Hendra Lembong mengatakan, pembagian dividen interim tersebut direncanakan dilakukan setiap kuartal, dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan perseroan serta persetujuan dari Dewan Komisaris.

“Pembagian dividen interim setiap kuartal ini diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham yang selama ini senantiasa bersama kami,” ujar Hendra dalam keterangan resmi, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Harga Ratusan Rupiah, Saham Emiten jasa Migas Diprediksi Bisa Beri Cuan Besar

Rencana tersebut disampaikan setelah PT Bank Central Asia Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (12/3). Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2025.

Dari laba bersih sebesar Rp 57,5 triliun pada 2025, BCA menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 336 per saham.

Secara total, dividen final yang dibagikan BCA untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 41,3 triliun. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) BCA mencapai 72%, meningkat dibandingkan DPR tahun buku 2024 yang sekitar 67,4%.

Hendra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham atas dukungan yang diberikan kepada perseroan.

“Kami mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan dari segenap pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026,” katanya.

 

Krisis Ojol! Susah Dapat Driver di Jam Sibuk, Ternyata Ini Penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru