KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesempatan terakhir untuk mendapatkan dividen jumbo dari PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ). Hari ini, Kamis 30 April 2026 adalah cum dividen date saham ULTJ. Simak yield dividen saham ULTJ terkini dan potensi keuntungan yang bisa didapat investor?
Cum dividen date adalah batas akhir suatu saham mengandung hak dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum dividen dan menyimpannya hinggal tanggal pencatatan (recording).
PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) akan membagikan dividen tunai senilai Rp 1,35 triliun untuk periode tahun buku 2025.
Corporate Secretary ULTJ Helina Widayani mengatakan rencana pembagian dividen sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan yang digelar pada 22 April 2026.
"Total nilai dividen yang sudah ditentukan ialah Rp 1.351.763.000.000 dan dividen per saham mencapai Rp 130," tulis Helina dalam keterbukaan informasi, Jumat (24/4/2026).
Dengan demikian, investor bisa mengantongi dividen sebesar Rp 13.000 per lot saham ULTJ.
Baca Juga: Akuisisi Lahan Rp65,56 M di Uluwatu, Analis Pasang Target Saham BUVA Naik ke Rp1.230
Pada akhir perdagangan Rabu (29/4/2026) lalu, saham ULTJ berada di level Rp 1.695 per saham atau menguat 80 poin atau 4,95% secara harian. Sejak awal tahun berjalan, pergerakan harga saham ini sudah mengalami penguatan 18,12%.
Dengan harga tersebut, yield dividen saham ULTJ mencapai 7,67%. Jumlah itu setara 3x bunga deposito rupiah yang saat ini hanya sekitar 2%-3%.
Tonton: Waktu Terbaik Beli Saham Saat Pasar Koreksi!
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen ULTJ:
- Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 30 April 2026
- Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 4 Mei 2026
- Cum dividen di pasar tunai: 5 Mei 2026
- Ex dividen di pasar tunai: 6 Mei 2026
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai: 5 Mei 2026
- Pembayaran dividen tunai: 22 Mei 2026
Data keuangan per 30 Desember 2025 yang mendasari pembagian dividen adalah sebagai berikut:
- Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk: Rp 1,35 triliun
- Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya: Rp 7,53 triliun
- Total ekuitas: Rp 8,31 triliun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News