KONTAN.CO.ID - Jakarta. Satu lagi emiten saham blue chip di Bursa Efek Indonesia (BEI) menebar dividen jumbo bagi investor.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp100 per saham, dengan yield mencapai 6,41% atau sekitar tiga kali lipat dibandingkan bunga deposito bank umum.
Walhasil, investor bisa mendapatkan yield saham AKRA sebesar Rp 10.000 per lot.
Keputusan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (27/4/2026).
Total dividen yang dibagikan mencapai Rp1,98 triliun.
Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu mengatakan nilai tersebut mencerminkan dividend payout ratio (DPR) sekitar 80,08% dari laba bersih tahun 2025.
"Nilai tersebut mencerminkan rasio pembagian atau dividend payment ratio (DPR) sekitar 80,08% dari laba bersih tahun 2025," ujar Suresh.
Baca Juga: ULTJ Bagi Dividen Jumbo Rp1,35 Triliun, Yield 8,18% Setara 4 Kali Bunga Deposito
Yield Dividen AKRA Ungguli Bunga Deposito
Pada penutupan perdagangan Senin (27/4), harga saham AKRA berada di level Rp1.560 per saham, naik 5,41% atau 80 poin. Dengan harga tersebut, yield dividen AKRA mencapai 6,41%.
Sebagai pembanding, suku bunga deposito rupiah di bank umum saat ini berada di kisaran 2%.
Artinya, imbal hasil dividen saham AKRA setara sekitar tiga kali bunga deposito, menjadikannya menarik bagi investor pemburu pendapatan pasif (income investing).
Tingginya dividend yield juga memperkuat karakter AKRA sebagai salah satu saham blue chip dengan profil dividen menarik.
Tonton: Pentagon Buru Logam Tanah Jarang di Malaysia
Laba Bersih AKRA Capai Rp2,47 Triliun
Sebagai dasar pembagian dividen jumbo ini, AKRA membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,47 triliun sepanjang 2025.
Dengan payout ratio di atas 80%, perseroan menunjukkan komitmen menjaga keseimbangan antara reward bagi pemegang saham dan keberlanjutan bisnis.
Kebijakan dividen tinggi juga kerap menjadi sentimen positif untuk saham-saham defensif berfundamental kuat.
Baca Juga: Pengusaha Boy Thohir Bagi Rejeki Dividen Rp 11.700 Per Lot Hari Ini (25/4) Cum Date
RUPST Setujui Agenda Strategis Perseroan
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan:
- Laporan tahunan tahun buku 2025
- Laporan keuangan Perseroan
- Laporan Direksi dan pengawasan Dewan Komisaris
- Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk audit 2026
- Penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan Direksi Perseroan.
Suresh Vembu akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Direktur efektif 30 Juni 2026, dengan proses transisi yang disebut berjalan terkelola baik.
Baca Juga: Hindari Dividen Trap! 13 Saham Ini Masuk Cum Date Mulai 27 April 2026
RUPSLB Setujui Penyesuaian Anggaran Dasar
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham turut menyetujui penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan terkait KBLI 2025 sesuai regulasi yang berlaku.
Manajemen menegaskan perubahan tersebut tidak mengubah kegiatan usaha utama AKRA.
Saham AKRA Menarik untuk Investor Dividen?
Pembagian dividen Rp100 per saham dengan yield di atas 6% memperkuat daya tarik AKRA di tengah pencarian instrumen berimbal hasil tinggi.
Di tengah bunga deposito yang relatif rendah, saham dengan dividend yield besar kerap menjadi alternatif bagi investor yang mengejar cash flow sekaligus potensi kenaikan harga saham.
Kinerja laba yang solid, payout ratio tinggi, serta status AKRA sebagai emiten blue chip membuat saham ini kembali masuk radar investor income dan value investing.
Dengan kombinasi dividen jumbo dan sentimen korporasi positif, AKRA berpotensi tetap menjadi salah satu saham dividen yang dicermati pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News