Emiten

Begini tanggapan Intiland (DILD) dan Ciputra (CTRA) terkait kebijakan LTV

Minggu, 21 Februari 2021 | 15:00 WIB   Reporter: Amalia Nur Fitri
Begini tanggapan Intiland (DILD) dan Ciputra (CTRA) terkait kebijakan LTV

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua emiten properti besar, yakni PT Intiland Development Tbk (DILD) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menyambut positif kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menetapkan Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) sebesar 100% untuk kredit properti. 

Dalam kebijakan itu, nantinya seluruh dana untuk mengambil kredit properti ditanggung 100% oleh bank, dengan kata lain konsumen menanggung 0% alias tidak perlu membayar down payment (DP) atau uang muka. 

Adapun aturan ini berlaku untuk semua jenis properti, seperti rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan. Bahkan, bagi bank yang memiliki NPL/NPF kurang dari 5%, maka ketentuan LTV/FTV bagi properti ditetapkan 100%. Bahkan baik itu pembelian pertama maupun pembelian kedua. 

Direktur DILD, Archied Noto secara singkat mengatakan ke depannya akan ada permintaan (demand) yang bagus dari pasar properti. "Harapannya bisa ada demand yang bagus. Tetapi proyeksi peningkatan terhadap penjualan kami, itu perlu dikaji lebih dalam dan masih terlalu dini," jelasnya kepada Kontan, Jumat (19/2).

Baca Juga: Dampak DP 0% terhadap penjualan properti Metropolitan Kentjana (MKPI)

Sementara itu, Direktur CTRA, Tulus Santoso mengungkapkan jika kebijakan DP 0% ini mestinya akan efektif asalkan didukung oleh Perbankan dengan proses kredit yang cepat dan mudah. Ia juga berkata, dalam target pendapatan dan penjualan di tengah kebijakan ini pihaknya masih belum bisa meneropong lebih jauh.

Tulus menyampaikan, dalam prinsipnya promisi terus akan digencarkan dan tidak berubah sesuai dengan proyek yang dikembangkan. "Promosi terus digencarkan, dan menyesuaikan dengan kondisi proyek pengembangan. Sementara mengenai target penjualan, ini masih dikumpulkan dari masing-masing proyek, baru akan selesai minggu depan," tutup dia.

Selanjutnya: Begini tanggapan REI soal BI longgarkan ketentuan LTV

 

 

Editor: Handoyo .


Terbaru