Dividen DRMA Tembus Rp 329 Miliar, Yield 6,8% Lebih Tinggi dari Deposito

Senin, 20 April 2026 | 04:20 WIB
Dividen DRMA Tembus Rp 329 Miliar, Yield 6,8% Lebih Tinggi dari Deposito

ILUSTRASI. Dividen DRMA Tembus Rp 329 Miliar, Yield 6,8% Lebih Tinggi dari Deposito


Reporter: Yuliana Hema  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten komponen otomotif PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) kembali memanjakan investor dengan pembagian dividen jumbo.

Perusahaan ini akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 329,4 miliar kepada pemegang saham, dengan yield mencapai 6,8%. Angka ini sekitar tiga kali lebih tinggi dibandingkan suku bunga deposito perbankan yang berada di kisaran 2%–3%.

Dividen Rp 70 per Saham, Disahkan RUPST

Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (17/4/2026).

Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso, menyampaikan bahwa nilai dividen setara Rp 70 per saham.

“Pembagian dividen ini merupakan upaya DRMA untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

Pada perdagangan Jumat (17/4), saham DRMA ditutup di level 1.020, naik 1,49% dibandingkan hari sebelumnya. Dengan harga tersebut, yield dividen mencapai 6,8%.

Baca Juga: Apa Itu UMA pada Saham WBSA? Ini Artinya Pasca Saham Melonjak 200% Lebih

Kinerja Keuangan DRMA Solid

Kinerja keuangan DRMA sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Penjualan bersih tercatat sebesar Rp 5,93 triliun, naik 7,81% secara tahunan (YoY) dari Rp 5,50 triliun pada 2024.

Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 12,65% menjadi Rp 652,58 miliar, dari Rp 579,28 miliar pada tahun sebelumnya.

Menurut Irianto, kinerja solid dan arus kas yang sehat menjadi dasar kuat dalam pembagian dividen tahun ini.

Tonton: Kapal Perang AS Terdeteksi di Selat Malaka, Misi Rahasia

Dividen Naik 62,8% dari Tahun Sebelumnya

Besaran dividen DRMA tahun ini melonjak signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Sebagai perbandingan, dari laba tahun buku 2024, DRMA hanya membagikan dividen sebesar Rp 202,4 miliar atau Rp 43 per saham.

Artinya, dividen tahun buku 2025 meningkat sekitar 62,8% secara tahunan.

“Keputusan pembagian dividen tidak hanya didasari optimisme terhadap prospek bisnis, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan dengan ekspansi jangka panjang,” jelas Irianto.

Tonton: Hormuz Ditutup Lagi IRGC Tembak Dua Kapal Tanker, Harga Minyak Terancam Meledak

Lebih Menarik dari Deposito?

Dengan yield 6,8%, saham DRMA menjadi salah satu opsi menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif lebih tinggi dibandingkan deposito.

Namun demikian, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko pasar saham yang lebih fluktuatif dibandingkan instrumen simpanan perbankan.

Ke depan, prospek DRMA masih didukung oleh fundamental bisnis yang kuat serta pertumbuhan industri otomotif nasional.


 

BBM Nonsubsidi Naik Tajam Pertamax Ditahan, Ini Alasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru