Hari Ini (2/6) Cum Dividen Saham JSMR, Yield Hampir 6%, Pilih Beli / Jual?

Selasa, 02 Juni 2026 | 04:00 WIB
Hari Ini (2/6) Cum Dividen Saham JSMR, Yield Hampir 6%, Pilih Beli / Jual?

ILUSTRASI. Hari Ini (2/6) Cum Dividen Saham JSMR, Yield Hampir 6%, Pilih Beli / Jual?


Reporter: Adi Wikanto, Vendy Yhulia Susanto  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Cum dividen saham PT Jasa Marga Tbk  (JSMR) yang bernilai jumbo berlangsung hari ini, Selasa 2 Juni 2026. Dengan dividen jumbo, apakah saham JSMR layak dikoleksi?

Cum dividen adalah periode akhir suatu saham mengandung dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum dividen dan menyimpannya hingga tanggal pencatatan atau recording date. 

Diberitakan sebelumnya, perusahaan pengelola jalan tol ini menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu (20/5/2026).

Nilai tersebut setara dengan 31 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2025.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan perseroan tetap berkomitmen menjaga nilai bagi pemegang saham di tengah ekspansi bisnis yang terus berjalan.

Besaran dividen per saham atau Dividend Per Share (DPS) ditetapkan sebesar Rp 156,2 per lembar saham, sama seperti periode sebelumnya. Dengan demikian, tiap lot saham JSMR memberikan dividen Rp 15.620.

“Sisa laba bersih tahun 2025 dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan,” ujar Rivan dalam keterangan resmi.

Pada perdagangan Jumat 29 Mei 2026, harga saham JSMR Rp 3.010 meningkat 1,35% atau 40 poin secara harian. Dengan harga tersebut, yield dividen saham JSMR mencapai 5,9%. 

Yield dividen saham JSMR ini hampir tiga kali lipat bunga deposito bank yang hanya 2%-an.

Baca Juga: Dividen BFIN Rp 35 per Saham Segera Cum Date, Cek Profil Emiten Pembiayaan Ini

Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen tunai JSMR:

  • Cum Date Pasar Reguler & Negosiasi: 2 Juni 2026
  • Ex Date Pasar Reguler & Negosiasi: 3 Juni 2026
  • Cum Date Pasar Tunai: 4 Juni 2026
  • Ex Date Pasar Tunai: 5 Juni 2026
  • Recording Date (Batas akhir pencatatan): 4 Juni 2026
  • Tanggal Pembayaran (Payment Date): 19 Juni 202

Tonton: BUMN Akan Kuasai Transaksi Ekspor SDA Mulai September 2026

 

Rekomendasi Saham JSMR 

Sejumlah analis menilai saham JSMR yang tengah mengalami pelemahan harga layak dikoleksi. Perusahaan ini diproyeksi mencatatkan peningkatan kinerja karena faktor kenaikan tarif jalan tol.

JSMR membukukan pendapatan Rp 5,1 triliun pada kuartal I-2026 atau tumbuh 10,4% secara year on year (yoy). Namun laba bersih JSMR terkoreksi 16,5% yoy menjadi Rp 774,66 miliar. 

Eka Rahmawati, Analis Binaartha Sekuritas mencatat, hingga tahun fiskal 2025, JSMR telah menerapkan penyesuaian tarif di enam ruas jalan tol, dengan tambahan tiga penyesuaian yang diselesaikan pada kuartal I-2026. Adapun, untuk tahun 2026, perusahaan menargetkan sekitar 20 penyesuaian tarif, dengan 12 di antaranya diperkirakan terjadi pada semester I-2026 dan lima lagi pada semester II-2026. 

Analis Maybank Sekuritas, Etta Rusdiana Putra melihat JSMR akan terus fokus pada 5 proyek yang ada. Antara lain Tol Probolinggo–Banyuwangi, Yogyakarta–Bawen, Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo, Jakarta–Cikampek II Selatan, serta akses Patimban.  

“Kami berpikir akuisisi jalan tol kurang mungkin terjadi pada 2026, karena JSMR akan fokus pada proyek yang sudah ada,” ujar Etta kepada Kontan, Senin (4/5/2026). 

Ke depan, Etta memproyeksikan pendapatan JSMR didukung perbaikan trafik dan potensi efisiensi dari penerapan kebijakan ODOL (over dimension and overload) pada 2027. Meski begitu, terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan untuk mencermati kinerja JSMR.

Di antaranya meliputi suku bunga yang lebih tinggi, pertumbuhan lalu lintas yang lebih lambat akibat perlambatan ekonomi, dan penyesuaian tarif yang lebih rendah dari perkiraan. Serta percepatan proyek jalan tol dan ekspansi/akuisisi proyek yang memiliki jangka waktu jatuh tempo lebih panjang, yang dapat menjadi beban bagi profitabilitas dan neraca keuangannya. 

Eka dan Etta merekomendasikan buy saham JSMR dengan target harga masing-masing Rp 5.000 per saham dan Rp 4.500 per saham. 

Ketika Asing Berburu Saham Emas di Tengah Ketidakpastian Global

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru