Emiten

Hari Terakhir Berburu Dividen BAYU, MARK dan LTLS, Yield Ada yang Tembus 7%

Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB
Hari Terakhir Berburu Dividen BAYU, MARK dan LTLS, Yield Ada yang Tembus 7%

ILUSTRASI. Hari Terakhir Berburu Dividen BAYU, MARK dan LTLS, Yield Ada yang Tembus 7%


Reporter: Leni Wandira, Ridwan Nanda Mulyana  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini, Selasa 19 Mei 2026, menjadi kesempatan terakhir bagi investor untuk mendapatkan hak dividen dari sejumlah emiten, mulai dari PT Bayu Buana Tbk (BAYU), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), hingga PT Lautan Luas Tbk (LTLS).

Cum dividen merupakan periode terakhir suatu saham masih memiliki hak atas pembagian dividen. Investor yang ingin memperoleh dividen wajib membeli saham paling lambat pada tanggal cum dividen dan menyimpannya hingga recording date.

Berikut rincian pembagian dividen dari masing-masing emiten:

 

Baca Juga: Saham LQ45 Akan Di-buyback Triliunan Rupiah, Cek yang Layak Beli PT Bayu Buana Tbk (BAYU)

PT Bayu Buana Tbk membagikan dividen tunai sebesar Rp 100 per saham atau setara total Rp 35,32 miliar dari laba tahun buku 2025.

Dengan jumlah tersebut, investor berpotensi memperoleh dividen Rp 10.000 per lot saham BAYU.

Menariknya, harga saham BAYU justru melemah menjelang cum dividen. Pada perdagangan Senin (18/5/2026), saham BAYU ditutup di level Rp 1.335, turun 0,37% secara harian.

Dalam satu bulan terakhir, saham BAYU telah terkoreksi 3,26%.

Dengan harga tersebut, dividend yield saham BAYU mencapai sekitar 7,49%, jauh di atas rata-rata bunga deposito perbankan yang berada di kisaran 2%.

Berikut jadwal dividen BAYU:

- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 20 Mei 2026
- Cum dividen pasar tunai: 21 Mei 2026
- Ex dividen pasar tunai: 22 Mei 2026
- Recording date: 21 Mei 2026 pukul 16.00 WIB
- Pembayaran dividen: 10 Juni 2026

Per 31 Desember 2025, BAYU membukukan laba bersih Rp 105,45 miliar dengan total ekuitas Rp 558,17 miliar.

Tonton: Dunia Tak Menentu, Prabowo Perkuat TNI Dengan Jet Tempur dan Misil!

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK)

MARK membagikan total dividen Rp 90 per saham yang berasal dari laba bersih tahun buku 2025 dan saldo laba ditahan hingga tahun buku 2024.

Namun, karena sebelumnya Perseroan telah membayarkan dividen interim sebesar Rp 40 per saham, maka dividen final yang akan dibayarkan mencapai Rp 50 per saham atau Rp 5.000 per lot saham.

Secara keseluruhan, total dividen yang dibagikan MARK mencapai Rp 342 miliar dengan dividend payout ratio sekitar 120%.

Direktur Utama MARK Ridwan menyebut Perseroan tetap mempertahankan kebijakan dividend payout ratio tinggi seiring fundamental dan arus kas yang masih sehat.

Berikut jadwal dividen MARK:

- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Ex dividen: 20 Mei 2026
- Recording date: 21 Mei 2026
- Pembayaran dividen tunai: 10 Juni 2026

MARK juga optimistis laba bersih 2026 dapat tumbuh sekitar 20% didukung permintaan ekspor yang masih kuat dan efisiensi operasional.

Saat ini lebih dari 80% penjualan MARK berasal dari pasar ekspor dengan denominasi dolar AS, sehingga memberikan keuntungan natural hedge terhadap pelemahan rupiah.

Tonton: Soal Film Pesta Babi, Menko Yusril: Tidak Ada Larangan dari Pemerintah

PT Lautan Luas Tbk (LTLS)

PT Lautan Luas Tbk akan membagikan dividen tunai Rp 31 per saham atau setara Rp 3.100 per lot saham dengan total nilai Rp 45,40 miliar.

Pembagian dividen tersebut berasal dari laba bersih tahun buku 2025 dan telah disetujui dalam RUPST pada 7 Mei 2026.

Harga saham LTLS juga tengah melemah menjelang cum dividen. Pada perdagangan Senin (18/5/2026), saham LTLS ditutup di level Rp 800, turun 1,84%.

Dalam sebulan terakhir, saham LTLS terkoreksi 5,33% dan sejak awal tahun turun 7,51%.

Dengan harga tersebut, dividend yield LTLS mencapai sekitar 3,87%.

Berikut jadwal dividen LTLS:

- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 20 Mei 2026
- Cum dividen pasar tunai: 21 Mei 2026
- Ex dividen pasar tunai: 22 Mei 2026
- Recording date: 21 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 29 Mei 2026

Sepanjang 2025, LTLS membukukan pendapatan Rp 8,8 triliun dan laba bersih Rp 149,45 miliar.

Manajemen LTLS optimistis dapat mempertahankan kinerja positif pada 2026 dengan fokus pada efisiensi operasional, pengembangan produk bernilai tambah, serta penguatan daya saing bisnis.



 

Harga Pertamax Ditahan, Pertamina Ditaksir Tanggung Beban Rp 6 Triliun per Bulan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru