KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten PRDA yang menjadi sorotan investor retail. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menjadi salah satu saham yang mencuri perhatian investor pada perdagangan sesi I Senin (18/5).
Harga saham emiten layanan kesehatan ini melonjak hingga Rp 240 atau 9,80% ke level Rp 2.690 per saham.
Kenaikan tersebut juga memperpanjang penguatan saham PRDA dalam lima hari perdagangan terakhir seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap kinerja perseroan dan konsistensi pembagian dividen.
Lalu, seperti apa profil emiten PRDA? Cek lini usaha hingga kinerja terbarunya.
Baca Juga: Perubahan Pengendali FAPA: Cek Profil, Lini Usaha, hingga Kinerja Emiten Sawit
Profil Singkat PRDA
Melansir laman BEI, PT Prodia Widyahusada Tbk merupakan emiten sektor kesehatan yang bergerak di bidang layanan laboratorium klinik dan diagnostik kesehatan. Perusahaan ini dikenal luas melalui jaringan laboratorium Prodia yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Didirikan pada tahun 1973, Prodia awalnya fokus pada layanan laboratorium klinik. Seiring perkembangan industri kesehatan, perusahaan memperluas bisnis ke layanan diagnostik modern, genomik, wellness center, hingga telekonsultasi kesehatan.
Saat ini Prodia memiliki ratusan outlet dan jaringan layanan kesehatan di Indonesia.
Baca Juga: Segera Listing di BEI, Cek Profil Saham WBSA dari Lini Usaha hingga Kinerjanya
Lini Usaha PRDA
Kegiatan usaha utama PRDA meliputi:
- layanan laboratorium klinik,
- pemeriksaan kesehatan rutin,
- tes genomik dan molekuler,
- medical check-up,
- layanan home service,
- vaksinasi,
- telekonsultasi,
- klinik wellness dan personalized medicine,
- hingga layanan riset kesehatan.
Prodia juga mengembangkan beberapa unit layanan khusus seperti:
- Prodia Women,
- Prodia Children,
- Prodia Senior Health Centre,
- serta Prodia Digital dan layanan kesehatan berbasis teknologi.
Baca Juga: TOWR Buyback Saham Rp300 Miliar, Cek Profil, Lini Usaha, hingga Kinerjanya
Manajemen dan Direksi
Jajaran manajemen PRDA terbaru dipimpin oleh:
1. Susunan Direksi PRDA
| Nama | Posisi | Terafiliasi |
|---|---|---|
| Liana Kuswandi | Direktur Utama | Ya |
| Marina Eka Amalia | Direktur | Ya |
| Indriyanti Rafi Sukmawati | Direktur | Ya |
| Andri Hidayat | Direktur | Ya |
| Ida Zuraida | Direktur | Ya |
2. Susunan Komisaris PRDA
| Nama | Posisi | Independen |
|---|---|---|
| Andi Widjaja | Komisaris Utama | Tidak |
| Gunawan Prawiro Soeharto | Komisaris | Tidak |
| Endang Wahjuningtyas Hoyaranda | Komisaris | Tidak |
| Dewi Muliaty | Komisaris | Tidak |
| Lukas Setia Atmaja | Komisaris | Ya |
| Keri Lestari | Komisaris | Ya |
Manajemen Prodia cukup aktif melakukan ekspansi layanan diagnostik dan penambahan tes kesehatan baru untuk menjaga pertumbuhan bisnis.
Baca Juga: Profil Emiten FUTR yang Turun 43% Sebulan, Ini Lini Usaha hingga Kinerjanya
Kinerja Keuangan Terbaru
PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan laba bersih pada kuartal I 2026 sebesar Rp 17,2 miliar.
Realisasi tersebut melonjak 149,3% secara year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp 6,9 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara Rp 18,38 per lembar.
Pendapatan tumbuh tipis dibanding tahun sebelumnya, namun laba bersih mengalami penurunan akibat ekspansi jaringan dan peningkatan biaya operasional.
Sementara itu, laba menurun pada 2025, Prodia masih mampu mempertahankan pendapatan di atas Rp 2 triliun dan tetap mencetak keuntungan.
Baca Juga: Profil LPPF: Dividen Rp250 Disetujui, Intip Lini Usaha hingga Kinerja Terbarunya
Pembagian Dividen Terbaru
PRDA dikenal cukup rutin membagikan dividen kepada pemegang saham.
Untuk tahun buku 2025, RUPS menetapkan:
- total dividen tunai sekitar Rp 144 miliar,
- setara Rp 162,68 per saham,
- dengan payout ratio sekitar 70% dari laba bersih.
Jadwal penting dividen:
- Cum dividen: 4 Mei 2026
- Ex dividen: 5 Mei 2026
- Pembayaran dividen: 22 Mei 2026.
Sebelumnya, PRDA juga membagikan dividen:
- 2025: Rp 172,93 per saham,
- 2024: Rp 165,97 per saham,
- 2023: Rp 237,85 per saham.
Baca Juga: ADMF Bagi Dividen Rp630, Intip Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya
Prospek Bisnis PRDA
Prospek PRDA masih ditopang oleh:
- meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan,
- pertumbuhan layanan diagnostik,
- tren medical check-up,
- pengembangan genomik,
- serta digitalisasi layanan kesehatan.
Manajemen juga terus menambah jenis tes kesehatan baru dan memperluas jaringan layanan domestik maupun internasional.
Di kalangan investor ritel Indonesia, PRDA cukup dikenal sebagai saham defensif sektor kesehatan dan sering masuk radar portofolio dividen maupun sektor healthcare.
Tonton: Prabowo: Negara Lain Mulai Minta Beras Dari Indonesia!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News