IHSG melorot 1,13% di hari terakhir November, melemah 0,87% sebulan

Selasa, 30 November 2021 | 16:57 WIB   Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
IHSG melorot 1,13% di hari terakhir November, melemah 0,87% sebulan

ILUSTRASI. IHSG terjun 1,13% atau 74,36 poin ke 6.533,93 pada akhir perdagangan pada Selasa (30/11).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbang 1,13% atau 74,36 poin ke 6.533,93 pada hari terakhir November, Selasa (30/11). IHSG tercatat turun 0,87% sepanjang bulan November dari posisi 6.591,35 pada akhir Oktober.

Investor asing mencatat net sell Rp 973,93 miliar di seluruh pasar pada hari ini. Dari total net sell, penjualan bersih di pasar reguler mencapai Rp 782,68miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 262,5 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 229,5 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 144,3 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) Rp 157 miliar, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) Rp 98,1 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 115,7 miliar.

Dalam sebulan, investor asing mencatat net sell Rp 2,32 triliun menurut data RTI. Dari total net sell ini, sebesar Rp 2,01 triliun penjualan asing dilakukan di pasar nonreguler. Sedangkan penjualan bersih asing di pasar reguler mencapai Rp 315,86 miliar dalam sebulan.

Baca Juga: Rupiah spot ditutup melemah ke Rp 14.332 per dolar AS pada hari ini (30/11)

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 6,58%
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 3,23%
  • PT XL Axiata Tbk (EXCL) 2,33%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -6,60%
  • PT PP Tbk (PTPP) -6,22%
  • PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) -5,69%

Baca Juga: Wake Up Call: Saham-Saham Langganan Window Dressing

Tujuh indeks sektoral turun bersama dengan IHSG. Sektor perindustrian merosot 2,22%. Sektor teknologi tumbang 1,91%. Sektor barang konsumsi primer melorot 1,33%. Sektor infrastruktur turun 1,15%. Sektor barang konsumsi nonprimer melemah 1,10%. Sektor barang baku turun 1,02%. Sektor keuangan turun 0,91%.

Masih ada empat sektor yang justru menguat. Sektor transportasi dan logistik melonjak 3,31%. Sektor energi menguat 1,08%. Sektor kesehatan naik 0,25%. Sektor properti dan real estat naik tipis 0,03%.

Total volume transaksi bursa mencapai 26,99 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 20,67 triliun. Sebanyak 351 saham turun harga. Ada 182 saham menguat dan 131 saham flat.

Baca Juga: Covid-19 masih mengintai, begini proyeksi pergerakan IHSG di tahun depan

Selanjutnya: Kejaksaan Tuntaskan Berkas Penyidikan 10 Tersangka Manajer Investasi Korupsi Asabri

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru