Indeks

IHSG menguat 6,09% sepekan, net buy asing mencapai Rp 7,26 triliun

Rabu, 13 Januari 2021 | 16:08 WIB   Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
IHSG menguat 6,09% sepekan, net buy asing mencapai Rp 7,26 triliun

ILUSTRASI. Penguatan IHSG sepekan ini pun diikuti oleh net buy alias beli bersih oleh investor asing hingga Rp 7,26 triliun.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,62% atau 39,54 poin ke 6.435,20 pada akhir perdagangan Rabu (13/1) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini adalah penguatan IHSG dalam lima hari berturut-turut.

Dalam sepekan, IHSG menguat 6,09%. Penguatan IHSG sepekan ini pun diikuti oleh net buy alias beli bersih oleh investor asing hingga Rp 7,26 triliun.

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 992,84 miliar di seluruh pasar pada hari ini saja. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 690 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 176,5 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 138,9 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 79,8 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 66,4 miliar, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 28,2 miliar.

Baca Juga: Paling perkasa di Asia, rupiah ditutup menguat 0,50% ke Rp 14.060 per dolar AS

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 12,64%
  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 9,59%
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA) 6,29%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) -6,85%
  • PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) -4,55%
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) -3,37%

 

Baca Juga: Indonesia launches vaccination drive as COVID-19 deaths hit record

Sembilan indeks sektoral menguat bersama dengan IHSG. Hanya sektor barang konsumsi yang melemah 1,28% hingga tutup pasar.

Sektor tambang memimpin kenaikan, yakni sebesar 4,17%. Sektor aneka industri menyusul dengan kenaikan 2,90%. Sektor industri dasar menguat 1,55%. Sektor infrastruktur naik 0,77%. Sektor perdagangan dan jasa menanjak 0,71%. Sektor manufaktur naik 0,39%. Sektor perkebunan menguat 0,36%. Sektor keuangan menguat 0,17%. Sektor konstruksi dan properti menanjak 0,15%. 

Total volume transaksi bursa mencapai 35,96 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 24,17 triliun. Sebanyak 243 saham menguat dan 244 saham turun. Ada 143 saham flat hingga tutup pasar.

Baca Juga: Mirae Asset Sekuritas: Investor asing berpotensi net buy hingga akhir tahun

 

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru