Ini Rencana Sinergi Inti Plastindo (ESIP) Usai Rights Issue

Rabu, 30 Maret 2022 | 05:15 WIB   Reporter: Akhmad Suryahadi
Ini Rencana Sinergi Inti Plastindo (ESIP) Usai Rights Issue


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) telah merampungkan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Direktur Utama ESIP Eric Budisetio Kurniawan mengatakan, saham baru yang diterbitkan oleh ESIP terserap habis oleh investor. Ini menunjukkan kepercayaan pemegang saham terhadap ekspansi yang dilakukan ESIP.

Asal tahu, ESIP menerbitkan sebanyak-banyaknya 469,58 juta saham baru atau setara dengan sebanyak-banyaknya 42,31% setelah rights issue dengan harga pelaksanaan Rp 89,00. Sehingga, jumlah dana yang akan diterima dalam aksi korporasi ini sebesar Rp 41,79 miliar.

Bersamaan dengan rights issue, ESIP juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 223,41 juta Waran Seri II dengan harga pelaksanaan Rp 120 per saham. Sehingga, dana hasil pelaksanaan Waran Seri II yang akan diterima ESIP sebanyak-banyaknya sebesar Rp 26,80 miliar.

“ESIP memperkuat permodalan untuk mengembangkan usaha,” terang Eric kepada Kontan.co.id, Selasa (29/3).

Baca Juga: Polychem Indonesia (ADMG) Hentikan Sementara Pabrik Polyester di Karawang

Dana yang diperoleh dari hasil pelaksanaan rights issue seluruhnya akan digunakan oleh ESIP untuk modal kerja, antara lain namun tidak terbatas untuk pembelian bahan baku dan bahan penunjang, gaji karyawan, tunjangan, dan biaya operasional untuk meningkatkan utilisasi pabrik baru dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi.

Pabrik baru ESIP yang berlokasi di Tiga Raksa Tangerang saat ini baru terutilisasi 50% dan akan ditingkatkan menjadi 90% melalui  rights issue ini.

Sementara dana hasil penerbitan Waran Seri II, seluruhnya akan digunakan oleh ESIP untuk modal kerja antara lain namun tidak terbatas untuk pembelian bahan baku dan bahan penunjang, gaji karyawan, tunjangan, dan biaya operasional lainnya.

Tahun lalu, Eric memperkirakan ESIP membukukan penjualan bersih sebesar Rp 58 miliar. Sementara tahun ini, ESIP membidik kenaikan penjualan sebesar 20% dibandingkan tahun 2021. “Tahun ini kami membidik Rp 70 miliar,” sambung dia.

Eric memberi kisi-kisi bahwa saat ini terdapat investor asing yang sedang melirik membeli Sebagian saham ESIP untuk melengkapi kebutuhan kemasan berbasis ramah lingkungan. Pembelian saham ini akan dilakukan dengan skema akuisisi.

Baca Juga: Metrodata Electronics (MTDL) Cetak Pendapatan Rp 18,5 Triliun di Sepanjang 2021

Perusahaan yang berminat melakukan akuisisi tersebut merupakan perusahaan barang konsumsi (makanan dan minuman). Eric bilang, akuisisi sebagian saham ESIP dilakukan untuk melengkapi ekosistem bisnis untuk kebutuhan kemasan makanan dan minuman.

Namun, sejauh ini ESIP dan perusahaan tersebut masih dalam tahap pembicaraan dan diskusi terkait persentase saham yang akan diakuisisi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru