KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten RMKO yang mengumumkan Right Issue tahun 2026. Pada 2 Maret 2026, RMKO mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD / Rights Issue) maksimal 512 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Melansir laman RMKO, Jumlah saham baru ini setara 29,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Potensi dilusi kepemilikan hingga 29,06% bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya.
Dana hasil rights issue digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, khususnya modal kerja dan pengembangan usaha (termasuk ekspansi hauling road dan peningkatan volume angkutan).
Baca Juga: Dividen BBRI: RUPST 10 April Siap Guyur Cuan Lebih Besar?
Persetujuan diminta melalui RUPSLB pada 8 April 2026 dengan pelaksanaan maksimal 12 bulan setelah persetujuan.
Saat ini saham RMKO telah naik rentang 11-13% dalam sebulan terakhir dengan harga Rp735 per saham pada Rabu (4/3).
Lalu, seperti apa profil dari emiten ini? Cek informasi menarik dari profil RMKO.
Baca Juga: Resmi Dibuka untuk Umum, Ini Link Download Daftar Investor Pemilik Saham Di Atas 1%
Profil RMKO
PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (kode saham: RMKO) adalah perusahaan jasa penunjang pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 31 Juli 2023 di Papan Pengembangan.
Didirikan pada 18 Desember 2017 dengan nama awal PT Rantai Mulia Kontraktorindo (perubahan nama menjadi Royaltama Mulia Kontraktorindo pada 2022), RMKO merupakan bagian dari RMK Group dan berfokus pada layanan terintegrasi di sektor batubara, khususnya di Sumatera Selatan.
Perusahaan ini menyediakan solusi end-to-end mulai dari konstruksi infrastruktur tambang, penyewaan alat berat, hingga jasa angkutan batubara melalui hauling road sendiri.
Kantor pusat berlokasi di Wisma RMK, Jakarta Barat. Visi RMKO adalah menjadi kontraktor pertambangan terintegrasi, terlengkap, dan terbaik di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri batubara.
Pada awal 2026, kinerja operasional RMKO melonjak signifikan berkat sinergi grup dan peningkatan volume angkutan (Januari 2026: 200 ribu ton TLS atau naik 3,7x YoY).
Baca Juga: BEI Dijadwalkan Rapat dengan MSCI Hari Ini (4/3), Simak Rencana Pembahasan!
Lini Usaha
RMKO beroperasi sebagai penyedia jasa pertambangan terintegrasi dengan tiga lini usaha utama:
- Jasa Penunjang Pertambangan & Konstruksi: Pembangunan infrastruktur tambang (hauling road, fasilitas TBBE), pekerjaan teknik sipil, dan konstruksi pendukung tambang batubara.
- Penyewaan Alat Berat: Sewa excavator, dump truck, bulldozer, dan peralatan tambang lainnya untuk kontraktor dan pemilik tambang.
- Jasa Angkutan & Transportasi Batubara: Pengangkutan via hauling road internal (terintegrasi dengan anak usaha grup), termasuk loading ke kereta api. Target 2026: 3,6 juta ton volume TLS dan 1,8 juta ton via hauling road.
Semua lini usaha saling mendukung untuk efisiensi biaya dan volume angkutan yang lebih tinggi.
Baca Juga: Saham BNBR Naik 90% Sebulan Terakhir, Cek Profil Emiten Bakrie Group Ini
Direksi & Komisaris (per Maret 2026)
Susunan pengurus perusahaan yang didominasi keluarga Saputra:
Direksi
- Vincent Saputra: Direktur Utama
- William Saputra: Direktur
- Nathania Pricilla Saputra: Direktur
Dewan Komisaris
- Tony Saputra: Komisaris Utama
- Rokhmad Sunanto: Komisaris Independen (juga Ketua Komite Audit)
Tim manajemen ini didukung pengalaman lebih dari 15 tahun di industri batubara, dengan fokus pada sinergi grup RMK.
Baca Juga: Saham Energi Di BEI Melonjak Akibat Perang Iran, Pilih Beli / Jual?
Keuangan Q3 2025
Melansir data yang diterbitkan BEI, RMKO mencatat pendapatan sebesar Rp219,4 miliar pada periode 9 bulan tahun 2025 (naik 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya).
Namun mengalami rugi kotor Rp41,3 miliar, rugi usaha Rp56 miliar, dan rugi bersih Rp51,3 miliar akibat lonjakan beban pokok pendapatan dari ekspansi konstruksi.
Total aset perusahaan mencapai Rp598,8 miliar (naik 8,8%), liabilitas Rp422,5 miliar (naik 30,9%), dan ekuitas turun menjadi Rp176,3 miliar (turun 22,5%).
Demikian informasi mengenai profil emiten RMKO yang mengumumkan Right Issue tahun 2026.
Tonton: OTT Bupati Pekalongan, Diduga Atur Tender Outsourcing di Sejumlah Dinas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News