KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten WMUU yang ramai menjadi sorotan Investor retail. Dalam seminggu terakhir (hingga 26 Februari 2026), harga saham WMUU mengalami lonjakan signifikan hingga 16–19%, naik dari level gocap menuju kisaran Rp 79–90 per lembar.
Kenaikan ini sangat kuat dikaitkan dengan aksi korporasi right issue yang diumumkan perseroan. WMUU berencana menerbitkan hingga 6,1 miliar saham baru melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD).
Rencana ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 April 2026.
Lalu, seperti apa profil emiten poultry ini? Cek lini usaha, direksi, hingga kinerjanya.
Baca Juga: Investor Waspada! Tekanan Saham Blue Chip Berlanjut di 2026, Tapi Saham Ini Tidak!
Profil WMUU
Melansir dari BEI, PT Widodo Makmur Unggas Tbk (kode saham: WMUU) adalah perusahaan peternakan ayam terintegrasi (integrated poultry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX) sejak 1 Februari 2021 di Papan Utama.
Perusahaan ini berfokus pada produksi pakan ternak, breeding farm, hatchery, peternakan ayam pedaging (broiler), pengolahan daging ayam (carcass), serta produksi telur.
Kantor pusat berlokasi di Gedung Graha Widodo Makmur, Jalan Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.
Baca Juga: Harga Saham Emiten Kertas Naik 34% 2 Bulan, Masih Naik atau Pilih Taking Profit?
Lini Usaha dan Bisnis Utama
WMUU beroperasi di sektor Consumer Non-Cyclicals (Barang Konsumen Primer), subsektor Agricultural Products dan Food & Beverage.
Bisnis utamanya terdiri dari beberapa segmen terintegrasi:
- Feed (pakan ternak) merupakan Produksi pakan ayam dengan merek W99.
- Day-Old Chick (DOC) merupakan Produksi anak ayam umur satu hari.
- Broiler Commercial merupakan Peternakan ayam pedaging.
- Carcass & Egg merupakan Pengolahan daging ayam dan produksi telur.
- Slaughterhouse & Processing merupakan Rumah potong ayam dan pengolahan produk olahan.
Perusahaan mengoperasikan rantai pasok terintegrasi dari hulu (pakan dan breeding) hingga hilir (pengolahan daging dan distribusi), sehingga memiliki kontrol penuh atas kualitas dan biaya produksi.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik, Saham Migas Ini Bisa Jadi Opsi Investasi
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris (Terbaru per Februari 2026)
Dewan Komisaris:
- Ir. Tumiyana, MBA adalah Komisaris Utama
- Brigjen TNI (Purn.) Widjang Pranjoto adalah Komisaris Independen
- Teddy Mulyawan Subekti adalah Komisaris
- Bimo Anggoro Seno adalah Komisaris
Direksi:
- Ali Mas’adi adalah Presiden Direktur
- Tri Mahawijaya Herlambang adalah Direktur
- Wahyu Andi Susilo adalah Direktur
- Drh. Harsono Eddy adalah Direktur.
Baca Juga: Harga Saham PTRO Bangkit Setelah Anjlok 50% Lebih, Saatnya Beli / Jual?
Kinerja Keuangan Terbaru (Q3 2025)
Melansir data BEI, kinerja pada triwulan III 2025 (per 30 September 2025), WMUU mencatat:
- Pendapatan: Rp 204,34 miliar (naik signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya).
- Rugi Bersih: Rp 69,4 miliar (membaik dibandingkan rugi di periode-periode sebelumnya, meski masih negatif akibat fluktuasi harga pakan dan biaya operasional).
Total aset dan ekuitas menunjukkan posisi keuangan yang stabil pasca-restrukturisasi.
Demikian informasi mengenai profil emiten WMUU yang ramai menjadi sorotan Investor retail.
Tonton: Anggaran Makan Bergizi Gratis Disebut Caplok Dana Pendidikan, Begini Penjelasan BGN
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News