CPIN Tebar Dividen Rp180 per Saham: Periksa Profil Emiten dan Kinerjanya

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:59 WIB
CPIN Tebar Dividen Rp180 per Saham: Periksa Profil Emiten dan Kinerjanya

ILUSTRASI. Logo PT Charoen Pokphand Indonesia (KONTAN/Intan Sari)


Sumber: Bursa Efek Indonesia (BEI  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak profil saham CPIN yang segera membagikan dividen. CPIN atau PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk menjadi salah satu emiten sektor perunggasan terbesar di Indonesia.

Perseroan dikenal sebagai produsen pakan ternak, ayam pedaging, hingga produk makanan olahan berbasis ayam.

Kinerja CPIN pada tahun 2025 hingga awal 2026 menunjukkan perbaikan signifikan seiring membaiknya harga ayam dan pertumbuhan bisnis pakan ternak.

CPIN juga mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025.

Baca Juga: POWR Tebar Dividen Rp49,52 per Saham: Cek Profil hingga Kinerja Emiten Listrik Ini

Pembagian Dividen CPIN 2026

Dalam RUPS Tahunan pada 20 Mei 2026, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 2,95 triliun atau Rp 180 per saham. Nilai dividen tersebut setara sekitar 51%-52% dari laba bersih perseroan tahun 2025.

Berikut jadwal pembagian dividen CPIN 2026:

  • Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 2 Juni 2026
  • Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 3 Juni 2026
  • Recording date: 4 Juni 2026
  • Pembayaran dividen: 12 Juni 2026

Dengan harga saham CPIN di kisaran Rp 4.200-an, dividend yield perseroan diperkirakan berada di kisaran 4%. 

Baca Juga: SRTG Tebar Dividen Rp 103,3 per Saham: Cek Profil hingga Kinerja Emiten Ini

Profil Singkat CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk didirikan pada tahun 1972 dan mulai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1991.

CPIN merupakan bagian dari grup Charoen Pokphand asal Thailand yang bergerak di industri agribisnis dan pangan.

Mayoritas saham CPIN dikendalikan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Group dan keluarga Jiaravanon dari Thailand.

Baca Juga: Kabar Gembira! Astra (ASII) Tebar Dividen Rp 292 per Saham, Ini Tanggalnya

Lini Usaha CPIN

Bisnis utama CPIN bergerak di sektor industri perunggasan terintegrasi. Perseroan memiliki sejumlah lini usaha utama, antara lain:

  • Produksi pakan ternak
  • Pembibitan ayam (Day Old Chick/DOC)
  • Ayam pedaging (broiler)
  • Makanan olahan berbasis ayam
  • Peternakan unggas
  • Distribusi dan perdagangan produk pangan

Segmen ayam pedaging masih menjadi kontributor terbesar pendapatan CPIN. Selain itu, segmen pakan ternak juga mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2025.

Baca Juga: Gelar RUPS Tahun Buku 2025, JSMR Ubah Pengurus dan Tebar Dividen Rp 1,1 Triliun

Kinerja Keuangan Terbaru

CPIN membukukan pertumbuhan laba yang cukup kuat sepanjang 2025. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 5,6 triliun pada tahun 2025, naik sekitar 52% dibandingkan laba tahun 2024 sebesar Rp 3,7 triliun.

Penjualan bersih CPIN juga naik 4,78% secara tahunan menjadi Rp 70,70 triliun.

Pendorong utama pertumbuhan berasal dari:

  • Segmen pakan ternak yang tumbuh 27,6%
  • Penjualan DOC yang meningkat 38%
  • Perbaikan margin laba bersih

Sementara itu pada kuartal I-2026, CPIN kembali mencatat kenaikan laba bersih menjadi Rp 2,58 triliun, tumbuh sekitar 67,7% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Pendapatan kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp 19,95 triliun dengan margin laba bersih mencapai 12,9%.

Tonton: Bank Indonesia Buka Penempatan DHE SDA ke Yuan China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru