KONTAN.CO.ID - Simak profil SRTG yang segera membagikan dividen Rp 103,3 per saham. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) merupakan salah satu perusahaan investasi terkemuka di Indonesia yang memiliki portofolio besar di sektor sumber daya alam, infrastruktur, hingga layanan digital.
Emiten yang didirikan oleh Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno ini dikenal aktif berinvestasi pada berbagai perusahaan strategis nasional.
Belakangan, saham SRTG kembali menjadi perhatian investor seiring rencana pembagian dividen tunai dari laba tahun buku 2025.
Kebijakan dividen tersebut menjadi salah satu daya tarik utama saham SRTG karena perseroan cukup rutin membagikan keuntungan kepada pemegang saham.
Baca Juga: POWR Tebar Dividen Rp49,52 per Saham: Cek Profil hingga Kinerja Emiten Listrik Ini
Pembagian Dividen 2026
Kinerja keuangan SRTG sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan. Perseroan membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 7,31 triliun.
Kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan nilai investasi dan kontribusi dari portofolio perusahaan di berbagai sektor. Selain itu, total ekuitas perseroan mencapai sekitar Rp 59,89 triliun per akhir 2025.
Sejalan dengan capaian tersebut, SRTG memutuskan membagikan dividen tunai final sebesar Rp 1,4 triliun atau setara Rp 103,3 per saham.
Nilai itu sekitar 19% dari laba bersih tahun buku 2025 dan telah mendapat persetujuan dalam RUPS Tahunan pada 18 Mei 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026.
Lalu, seperti apa profil dari SRTG? Cek informasi menarik emiten ini.
Baca Juga: Jadwal Dividen CITA: Jangan Lewatkan Rp 351 per Saham, Cek Tanggal Penting!
Profil PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
Melansir laman BEI, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk berdiri pada tahun 1997 dan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2013 dengan kode saham SRTG.
Saratoga bergerak sebagai perusahaan investasi aktif yang fokus mengembangkan bisnis melalui penyertaan modal pada perusahaan-perusahaan potensial.
Perseroan tidak hanya berinvestasi, tetapi juga terlibat dalam pengembangan strategi bisnis dan peningkatan nilai investasi jangka panjang.
Baca Juga: Garuda Metalindo (BOLT) Tebar Dividen Rp 117,18 Miliar, Cek Jadwalnya
Lini Usaha dan Portofolio Investasi SRTG
SRTG memiliki investasi di sejumlah sektor utama, antara lain:
1. Sumber Daya Alam dan Energi
SRTG memiliki investasi pada sektor batu bara, energi terbarukan, dan komoditas melalui beberapa perusahaan afiliasi.
2. Infrastruktur dan Telekomunikasi
Perseroan juga berinvestasi di bidang infrastruktur digital, menara telekomunikasi, serta logistik.
3. Kesehatan dan Konsumen
SRTG masuk ke sektor layanan kesehatan dan produk konsumen yang dinilai memiliki pertumbuhan jangka panjang.
4. Teknologi dan Digital
Saratoga turut memperluas investasi pada perusahaan berbasis teknologi dan ekonomi digital di Indonesia.
Beberapa investasi strategis Saratoga antara lain berada di PT Adaro Andalan Indonesia Tbk, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), hingga sektor layanan kesehatan.
Baca Juga: Saham DFAM Alami ARB: Cek Profil hingga Kinerja Emiten Properti dan Pariwisata Ini
Susunan Manajemen SRTG
Berikut jajaran manajemen PT Saratoga Investama Sedaya Tbk:
1. Susunan Direksi
| Nama | Jabatan | Keterangan |
|---|---|---|
| Michael W.P. Soeryadjaya | Presiden Direktur | Terafiliasi |
| Lany Djuwita Wong | Direktur | Terafiliasi |
| Devin Wirawan | Direktur | Terafiliasi |
2. Susunan Dewan Komisaris
| Nama | Jabatan | Status |
|---|---|---|
| Edwin Soeryadjaya | Presiden Komisaris | Non Independen |
| Joyce Soeryadjaya Kerr | Komisaris | Non Independen |
| Indra Cahya Uno | Komisaris | Non Independen |
| Aria Kanaka | Komisaris | Independen |
| Stephanus Harjanto T | Komisaris | Independen |
SRTG dikenal memiliki manajemen dengan pengalaman panjang di bidang investasi dan pengembangan bisnis di Indonesia.
Baca Juga: Saham ESIP Terbang hingga 60% Sepekan, Cek Profil hingga Rencana Terbaru Emiten Ini
Kinerja Keuangan Terbaru SRTG
Kinerja keuangan Saratoga banyak dipengaruhi oleh pergerakan nilai investasi dan harga saham perusahaan portofolio.
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) membukukan laba bersih sebesar Rp 7,32 triliun pada tahun 2025. Perolehan tersebut melonjak 122,4% secara year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat laba bersih Rp 3,29 triliun.
Kenaikan laba bersih itu turut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan perseroan yang naik 31,4% YoY menjadi Rp 7,02 triliun dari sebelumnya Rp 5,34 triliun.
Selain itu, EBITDA SRTG juga meningkat 32,8% YoY menjadi Rp 6,79 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 5,11 triliun pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, laba bersih per saham tercatat sebesar Rp 539,54 per lembar.
Tonton: Rupiah Tertekan! Pemerintah Siapkan Rp 420 Triliun untuk Lawan Dolar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News