KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten PACK yang memiliki investor baru. Pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, resmi masuk menjadi pemegang saham signifikan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).
Masuknya pemilik Jhonlin Group tersebut menarik perhatian pelaku pasar karena dilakukan melalui pembelian jumbo di emiten yang kini fokus pada bisnis tambang nikel.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Haji Isam membeli sebanyak 6,83 miliar lembar saham PACK pada 13 Mei 2026.
Baca Juga: Haji Isam Beli Saham PACK Senilai Rp 936 Miliar
Harga transaksi tercatat Rp137 per saham, sehingga total dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp936,65 miliar. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Haji Isam di PACK menjadi 21,12%.
Aksi korporasi ini membuat Haji Isam langsung menjadi salah satu pemegang saham utama PACK. Sejumlah analis menilai langkah tersebut memperkuat sentimen positif terhadap emiten yang sedang bertransformasi ke sektor pertambangan nikel dan ekosistem kendaraan listrik
Pada sesi 1 perdagangan hari Rabu (20/5), saham PACK turun -32,00 (-8,65%) ke Rp338,00.
Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek penjelasan selengkapnya.
Baca Juga: Haji Isam Effect, Saham PACK Terbang Melawan Arus IHSG yang Terjungkal Berulang Kali
Profil PACK
PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk dengan kode saham PACK menjadi perhatian pelaku pasar setelah nama pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, dikaitkan dengan masuknya pihak terafiliasi ke dalam struktur kepemilikan perusahaan.
Pergerakan saham PACK pun sempat mencuri perhatian investor di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Saham PACK bergerak di bidang industri kemasan dan produk berbahan dasar ramah lingkungan. Perseroan dikenal memproduksi berbagai jenis kemasan berbasis kertas serta produk pendukung industri makanan dan minuman.
Baca Juga: Saham MSIN Naik 169% Berujung Suspensi, Intip Profil Emiten Industri Media Ini
Lini usaha PACK
Kegiatan usaha utama PACK meliputi:
- Produksi kemasan makanan dan minuman
- Kemasan berbahan kertas dan ramah lingkungan
- Distribusi produk kemasan
- Industri pendukung kebutuhan packaging
Perseroan memanfaatkan tren penggunaan kemasan eco-friendly yang meningkat seiring dorongan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Baca Juga: Haji Isam Borong 6,83 Miliar Saham Abadi (PACK), Nilai Transaksi Capai Rp 936 Miliar
Susunan manajemen PACK
Jajaran pengurus PACK diisi oleh direksi dan komisaris yang bertugas menjalankan strategi bisnis perusahaan serta pengawasan operasional perseroan.
Direksi
| Nama | Jabatan | Keterangan |
|---|---|---|
| Magdalena Veronika | Direktur Utama | Terafiliasi |
| Frans Raida | Direktur | Terafiliasi |
Dewan Komisaris
| Nama | Jabatan | Status |
|---|---|---|
| Fu Pei Wen | Komisaris Utama | Non Independen |
| Endang Sutrisna | Komisaris Independen | Independen |
Baca Juga: Rama Indonesia Ambil Alih DPUM: Intip Profil Emiten dan Kinerjanya
Kinerja saham PACK
Pasca kabar masuknya pihak terafiliasi Haji Isam, saham PACK sempat mengalami peningkatan aktivitas perdagangan dan volume transaksi. Investor memantau potensi transformasi bisnis perseroan, terutama jika ada ekspansi baru atau aksi korporasi lanjutan.
PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) membukukan laba bersih sebesar Rp 28,6 miliar pada tahun 2025. Perolehan tersebut melonjak 3.081,3% secara year on year (YoY) dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang sebesar Rp 899,8 juta.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan perseroan yang melesat 296% YoY menjadi Rp 216,6 miliar dari sebelumnya Rp 54,7 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham PACK tercatat sebesar Rp 17,86 per lembar.
Investor juga menunggu perkembangan terbaru terkait strategi bisnis PACK dalam jangka menengah dan panjang setelah perubahan struktur kepemilikan tersebut.
Tonton: Trump Tinggal 1 Jam Serang Iran! Timur Tengah di Ambang Perang Besar?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News