KONTAN.CO.ID - Perusahaan riset investasi Morningstar memberikan penilaian yang cukup berbeda terhadap SpaceX menjelang penawaran saham perdana (IPO) perusahaan milik Elon Musk tersebut.
Dalam laporan terbarunya, Morningstar memperkirakan valuasi SpaceX berada di angka US$780 miliar. Nilai itu jauh lebih rendah dibanding target IPO yang disebut-sebut mencapai US$1,75 triliun.
Analisis ini jelas akan membuat calon investor berpikir dua kali. Terlebih lagi, IPO SpaceX diperkirakan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal AS.
Baca Juga: Dividen MAIN Rp52 per Saham, Yield 3x Bunga Deposito! Catat Jadwal Pembayaran
Morningstar Ragukan Prospek Bisnis AI
Analis ekuitas Morningstar, Nicolas Owens, menilai bisnis kecerdasan buatan (AI) SpaceX masih menghadapi banyak ketidakpastian, terutama karena persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan-perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic.
Menurut Owens, chatbot Grok yang dikembangkan xAI saat ini belum termasuk pemimpin di industri AI.
"Kami tidak melihat Grok sebagai salah satu laboratorium AI terdepan saat ini," kata Owens, seperti dikutip Reuters pada Selasa (2/6/2026).
Ia juga menilai masa depan bisnis AI SpaceX masih bergantung pada sejumlah teknologi yang belum terbukti, termasuk konsep pusat data orbital yang ditempatkan di luar angkasa.
Baca Juga: Cum Dividen Hari Ini (3/6), Harga Saham dengan Yield Dividen 9% Ini Masih Anjlok 32%
Starlink Dinilai Belum Stabil
Selain AI, Morningstar juga menyoroti bisnis internet satelit Starlink yang selama ini menjadi salah satu andalan SpaceX.
Owens menilai Starlink masih menghadapi berbagai tantangan teknologi, termasuk faktor-faktor yang berada di luar kendali perusahaan.
Karena itu, Morningstar berpendapat valuasi SpaceX saat ini sudah terlalu tinggi.
"Kami menilai perusahaan ini telah mendapatkan valuasi yang terlalu mahal dan investor kemungkinan akan memiliki kesempatan membeli sahamnya pada harga yang lebih menarik setelah IPO," ujarnya.
Baca Juga: Apa Itu FTSE Russell yang Coret 8 Saham RI? Ini Pengertian hingga Dampaknya
IPO SpaceX Dijadwalkan Juni 2026
SpaceX berencana memulai roadshow IPO pada 4 Juni 2026. Sementara itu, saham perusahaan dijadwalkan mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq pada 12 Juni 2026.
SpaceX diketahui menargetkan valuasi sekitar US$1,75 triliun dalam IPO tersebut.
Sebagai perbandingan, valuasi terakhir perusahaan di pasar sekunder melalui platform Forge Global berada di kisaran US$1,53 triliun.
Perbedaan besar antara target perusahaan dan estimasi Morningstar menunjukkan bahwa valuasi SpaceX masih menjadi perdebatan menjelang salah satu IPO paling dinanti tahun ini.
Baca Juga: Dividen MPMX Rp170 per Saham Siap Cair: Intip Profil Emiten Konsumer Otomotif Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News