Dividen MPMX Rp170 per Saham Siap Cair: Intip Profil Emiten Konsumer Otomotif Ini

Selasa, 02 Juni 2026 | 11:24 WIB
Dividen MPMX Rp170 per Saham Siap Cair: Intip Profil Emiten Konsumer Otomotif Ini

ILUSTRASI. Balai Lelang AUKSI - Mitra Pinasthika Mustika MPMX (Dok/MPMX)


Sumber: Bursa Efek Indonesia (BEI  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Cek profil emiten MPMX yang segera menebar dividen 2026. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menjadi salah satu emiten dengan dividend yield menarik pada musim pembagian dividen tahun 2026.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Mei 2026, perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp170 per saham untuk tahun buku 2025.

Berdasarkan keterbukaan informasi dari BEI, total dividen yang dibagikan mencapai sekitar Rp745,8 miliar dengan estimasi dividend yield sekitar 15%-16%, tergantung harga saham saat investor membeli saham MPMX.

Baca Juga: ADMF Bagi Dividen Rp630, Intip Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya

Jadwal Dividen MPMX Tahun Buku 2025

Agenda Tanggal
Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi 8 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi 9 Juni 2026
Cum Dividen Pasar Tunai 10 Juni 2026
Recording Date 10 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Tunai 11 Juni 2026
Pembayaran Dividen 25 Juni 2026

Lalu, seperti apa profil dari emiten ini? Cek informasi menarik mengenai saham MPMX.

Baca Juga: UNIC Tebar Dividen Rp 1.447 per Saham: Intip Profil Emiten Kimia dan Kinerjanya

Profil Singkat MPMX

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk didirikan pada tahun 1987 dan melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013.

MPMX dikenal sebagai salah satu grup otomotif terintegrasi yang memiliki bisnis distribusi dan ritel kendaraan bermotor, layanan purna jual, asuransi, pembiayaan, hingga transportasi.

Perseroan merupakan distributor utama sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur melalui sejumlah anak usaha.

Baca Juga: Siap Cair Dividen CMRY Rp1,59 Triliun, Intip Profil Emiten hingga Kinerja Terakhirnya

Lini Usaha MPMX

Kegiatan usaha MPMX terbagi dalam beberapa segmen utama:

1. Distribusi, Ritel dan Aftermarket

  • Distribusi sepeda motor Honda dan suku cadang.
  • Jaringan dealer dan bengkel MPM Motor.
  • Penjualan suku cadang dan pelumas.
  • Layanan purna jual kendaraan bermotor.

2. Transportasi

  • Penjualan kendaraan roda empat.
  • Rental kendaraan.
  • Layanan logistik dan transportasi.

3. Asuransi dan Jasa Keuangan

  • Asuransi umum.
  • Pembiayaan kendaraan melalui anak usaha.
  • Investasi dan layanan pendukung bisnis otomotif.

Baca Juga: Anak Usaha Saratoga Ini bayar Dividen Rp 17.000/Lot Saham, Yield 7x Bunga Deposito

Susunan Manajemen

Berdasarkan data perusahaan, jajaran manajemen MPMX antara lain:

1. Direksi

Nama Jabatan
Suwito Mawarwati Direktur Utama
Beatrice Kartika Busono Direktur Keuangan
Kemal Mawira Direktur

2. Dewan Komisaris

Nama Jabatan
Edwin Soeryadjaya Komisaris Utama
Benny Redjo Setyono Komisaris Independen
Danny Walla Komisaris
Tossin Himawan Komisaris
Istama Tatang Siddharta Komisaris Independen

Baca Juga: Rama Indonesia Ambil Alih DPUM: Intip Profil Emiten dan Kinerjanya

Kinerja Keuangan Tahun 2025

Di tengah perlambatan industri otomotif nasional, MPMX masih mampu membukukan pendapatan lebih dari Rp16 triliun pada tahun 2025. Namun laba bersih mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, berikut laporan dari laman BEI.

Keterangan 2025
Pendapatan Rp16,15 triliun
Laba Bersih Rp461,9 miliar
Ekuitas Rp5,98 triliun
Saldo Laba Ditahan Rp2,61 triliun

Perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp461,89 miliar. Meski turun dibanding tahun sebelumnya, posisi kas dan saldo laba ditahan yang kuat memungkinkan perusahaan membagikan dividen jumbo kepada pemegang saham.

Selain membagikan dividen, MPMX juga memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan buyback saham hingga Rp50 miliar. Perseroan juga berupaya memperbaiki kualitas pembiayaan pada anak usaha pembiayaan serta tetap fokus pada bisnis inti otomotif dan jasa keuangan.

Tonton: Penundaan Insentif Kendaraan Listrik Picu Kekhawatiran Industri Otomotif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru