Intip Saham-Saham yang Banyak Diburu Asing Saat IHSG Rebound, Selasa (24/5)

Rabu, 25 Mei 2022 | 00:10 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Intip Saham-Saham yang Banyak Diburu Asing Saat IHSG Rebound, Selasa (24/5)


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan hari Selasa (24/5). IHSG menguat 73,3 poin atau 1,07% ke level 6.914.141 pada penutupan perdagangan. 

Penguatan IHSG ditopang sembilan dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang menguat antara lain transportasi 6,42%, sektor energi 2,23%, sektor barang baku 1,87% dan sektor perindustrian 1,35%.

Kendati IHSG menguat, tapi asing masih mencatat net sell sebesar Rp 55,35 miliar di seluruh pasar. Namun sejumlah saham big cap ini juga banyak diburu asing sehingga turut menopang IHSG di zona hijau sepanjang perdagangan.

Asing tercatat melakukan net buy terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 167,3 miliar. Saham BBRI menguat 3,00% ke Rp 4.460 per saham. Total volume perdagangan saham BBRI mencapai 171,1 juta dengan nilai transaksi Rp 757,4 miliar.

Baca Juga: Asing Banyak Melego Saham-Saham Ini Saat IHSG Menguat pada Selasa (24/5)

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga banyak diborong asing sebesar Rp 74,5 miliar. Saham BBNI menguat 2,54% ke Rp 9.075 per saham. Total volume perdagangan saham BBNI mencapai 31,5 juta dengan nilai transaksi Rp 286,4 miliar.

 

 

Kemudian saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) juga banyak diburu asing sebesar Rp 65,1 miliar. Saham SMMA ditutup terkoreksi 4,79% ke Rp 11.425 per saham. Total volume perdagangan saham SMMA mencapai 5,4 juta dengan nilai transaksi Rp 65,2 miliar.

Baca Juga: IHSG Fluktuatif, BEI Optimistis Bursa Saham Dapat Bergerak Positif Sepanjang 2022

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Selasa:

1. BBRI Rp 167,3 miliar
2. BBNI Rp 74,5 miliar
3. SMMA Rp 65,1 miliar
4. INCO Rp 25,3 miliar
5. UNVR Rp 23,2 miliar
6. TINS Rp 17,1 miliar
7. BBYB Rp 12,1 miliar
8. FILM Rp 10,2 miliar
9. WSKT Rp 8,1 miliar
10. UNTR Rp 7,9 miliar

 

 

 

 

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru