Rekomendasi

Jangan Lewatkan! Saham Calon Anggota Indeks Global MSCI Februari 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:20 WIB
Jangan Lewatkan! Saham Calon Anggota Indeks Global MSCI Februari 2026

ILUSTRASI. Jangan Lewatkan! Saham Calon Anggota Indeks Global MSCI Februari 2026


Reporter: Vendy Yhulia Susanto  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan kembali melakukan rebalancing saham pada Februari 2026. Berbeda dengan periode sebelumnya, rebalancing kali ini menggunakan pendekatan baru. Sejumlah saham di pasar modal Indonesia diprediksi bisa masuk ke indeks global MSCI pada rebalancing Februari 2026.

MSCI memutuskan untuk mengubah hitungan free float saham emiten Indonesia agar bisa masuk indeks global, menjadi salah satu sentimen yang dinanti pelaku pasar.

Seperti diketahui, pada 27 Oktober 2025, MSCI mengumumkan meminta masukan pelaku pasar terkait penggunaan Monthly Holding Composition Report dari KSEI sebagai tambahan referensi dalam menghitung free float saham.

Isu terkait free float ini menjadi krusial bagi emiten yang ingin menembus indeks MSCI. Sejumlah emiten terpantau tengah menata ulang struktur kepemilikan untuk memperbesar porsi free float dan meningkatkan likuiditas.

Baca Juga: Jual Sariwangi Rp 1,5 Triliun, Apakah Saham UNVR Layak Dibeli atau Dijual?

Head of Research Kisi Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berpotensi masuk rebalancing MSCI Februari 2026. Hal ini karena PANI punya market cap besar asal bisa lolos free float.

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) juga ada potensi naik kelas ke Global Standard Index jika rata-rata nilai transaksi hariannya masuk standar likuiditas terbaru.

"Jelang pengumuman biasanya ada kenaikan volatilitas karena spekulasi pasar," ujar Wafi kepada Kontan, Kamis (8/1/2026).

Tonton: Polisi Gerebek Markas Love Scamming Internasional di Sleman: Omzet Rp 30 Miliar per Bulan

Rekomendasi saham

Menurut Wafi, jika PANI masuk rebalancing MSCI, maka ada potensi inflow asing. Namun, Wafi meminta investor waspada risiko buy on rumor, sell on news saat tanggal efektifnya, terutama karena valuasi PANI sekarang sudah mahal.

Wafi merekomendasikan Trading Buy PANI dengan target harga Rp 13.200 per saham.

Equity Research Analyst Indo Premier Sekuritas, Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan, menilai saham BUMI memiliki peluang terbesar untuk masuk ke MSCI Standard Cap Index pada peninjauan indeks Februari 2026.

“PTRO memiliki peluang terbesar kedua untuk masuk ke MSCI Standard Cap Index. Sama seperti BUMI, PTRO juga merupakan anggota MSCI Small Cap Indonesia Index,” tulisnya dalam riset.

 

Jasa Marga Catat 5,8 Juta Kendaraan Melintas selama Nataru 2025/2026

Selanjutnya: Grok AI Diduga Jadi Sarana Konten Asusila, Pemerintah Turun Tangan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru