Kuartal III 2022, Cermati Kinerja GTV dan Pendapatan Bruto Gojek Tokopedia (GOTO)

Selasa, 22 November 2022 | 04:45 WIB   Reporter: Yuliana Hema
Kuartal III 2022, Cermati Kinerja GTV dan Pendapatan Bruto Gojek Tokopedia (GOTO)

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Emiten teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan pertumbuhan nilai transaksi bruto alias gross transaction value (GTV) dan pendapatan bruto sepanjang periode Juli-September 2022.

Direktur Keuangan GoTo Jacky Lo menuturkan kinerja pada kuartal ketiga 2022 ini merupakan bukti momentum pertumbuhan dan kekuatan model bisnis GoTo untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat pencapaian target-target pertumbuhan dan profitabilitas.

Pada Kuartal III-2022, GOTO mencatatkan pertumbuhan GTV sebesar 33% secara tahunan atawa year on year (yoy) yang mencapai Rp 161 triliun. Sementara pendapatan bruto GOTO naik 30% yoy mencapai Rp 5,9 triliun. 

Baca Juga: Beda Nasib, Cek Harga Saham ANTM & GOTO di Perdagangan Bursa Senin (21/11)

Segmen GTV on-demand services tumbuh 24% yoy mencapai Rp 15,7 triliun pada kuartal III-2022. Kemudian, GTV segmen Financial Technology naik 78% menjadi Rp 97,1 triliun. 

Lalu, GTV segmen E-Commerce bertumbuh 15% secara tahunan menjadi Rp 69,6 triliun. Pertumbuhan pendapatan bruto segmen ini pada kuartal III-2022 meningkat 27% yoy. 

Pada kuartal III-2022, rugi EBITDA yang disesuaikan mengecil 10% menjadi Rp 3,7 triliun, dibandingkan Rp 4,1 triliun pada kuartal sebelumnya. Nilai ini setara dengan penurunan rugi EBITDA yang disesuaikan sebesar 11%.

 

 

"Pada saat yang sama, EBITDA Grup yang disesuaikan pada kuartal ini tercatat 44 basis poin (bps) lebih baik dibanding kuartal sebelumnya," kata Jacky dalam keterangannya, Senin (21/11). 

Baca Juga: Gojek Tokopedia PHK 1.300 Karyawan, Apakah Saham GOTO Hari Ini Bagus Dibeli / Dijual?

Rasio EBITDA Grup yang disesuaikan sebagai persentase dari GTV meningkat sebesar 44 bps pada kuartal ketiga 2022, mencapai minus 2,3% dibandingkan minus 2,8% di kuartal sebelumnya. 

Jacky bilang sepanjang kuartal III-2022, perseroan telah mengurangi belanja insentif, menghapus belanja promosi untuk kelompok konsumen nonaktif, dan terus menurunkan belanja pemasaran serta terus mengoptimalkan pengurangan beban biaya. 

Selanjutnya: Tudingan Keras Korea Utara: Sekjen PBB Boneka AS!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru