Orang Terkaya Indonesia Borong Tiga Saham Berikut Saat Harga Saham Anjlok

Senin, 26 Januari 2026 | 04:40 WIB
Orang Terkaya Indonesia Borong Tiga Saham Berikut Saat Harga Saham Anjlok

ILUSTRASI. Orang Terkaya Indonesia Borong Tiga Saham Berikut Saat Harga Saham Anjlok


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Taipan Prajogo Pangestu kembali menambah porsi kepemilikan saham di tiga emiten miliknya, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Aksi orang terkaya Indonesia berlangsung kala harga tiga saham tersebut dalam tren melemah

Melansir keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipublikasikan Jumat (23/1/2026), Prajogo melakukan 10 kali transaksi pembelian saham langsung di saham BREN pada 23 Januari 2026, menambah 900.000 saham dari sebelumnya 140,79 juta saham menjadi 141,69 juta saham, setara 0,1059 persen dari total saham ditempatkan dan disetor penuh. 

Adapun harga pembelian bervariasi antara Rp9.275–Rp9.500 per saham. Prajogo menegaskan statusnya sebagai pengendali dan berniat mempertahankan pengendalian di BREN.

Pada perdagangan Jumat 23 Januari 2026, harga saham BREN terhenti di level 9.300. Selama perdagangan 30 hari terakhir, harga saham BREN turun 225 poin atau 2,36%.

Baca Juga: Peluang Emas Batubara: Mana Saham Paling Menjanjikan Saat Ini?

Sementara pada saham CUAN, Prajogo menambah 2,5 juta saham sehingga kepemilikannya meningkat menjadi 94,52 miliar saham atau 84,0816%. Transaksi dilakukan pada harga Rp1.735 per saham dan bersifat investasi pribadi. Ia menegaskan tetap mempertahankan pengendalian di emiten ini.

Pada perdagangan Jumat 23 Januari 2026, harga saham CUAN parkir di level 1.735. Harga saham CUAN telah turun 645 poin atau 27,10% selama 30 hari terakhir.

Di BRPT, Prajogo melakukan lima kali pembelian saham dengan total 5 juta saham, sehingga kepemilikannya naik menjadi 66,91 miliar saham atau 71,3685 persen, dengan harga Rp2.560–Rp2.600 per saham. Semua transaksi dilakukan untuk tujuan investasi, sambil menegaskan status sebagai pengendali BRPT.

Pada perdagangan Jumat 23 Januari 2026, harga saham BRPT bertengger di level 2.590. Saham BRPT telah turun 690 poin atau 21,04% selama 30 hari terakhir.

Peningkatan kepemilikan di ketiga emiten ini mencerminkan konsistensi Prajogo Pangestu dalam memperkuat posisinya, sekaligus menegaskan keyakinan terhadap prospek jangka panjang dan keberlanjutan kinerja BREN, BRPT, dan CUAN.


 

Bareskrim Ungkap Penipuan DSI: 18% Palsu

Selanjutnya: Asuransi Syariah Tertekan, Industri Bidik Pemulihan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru