Rekomendasi

Penyebab saham UNVR, ICBP, INDF tertekan sejak awal tahun dan rekomendasi analis

Senin, 01 Maret 2021 | 07:05 WIB   Reporter: Akhmad Suryahadi
Penyebab saham UNVR, ICBP, INDF tertekan sejak awal tahun dan rekomendasi analis

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks IDX sector consumer non-cyclical (barang konsumen primer) menjadi indeks sektoral dengan pelemahan tertinggi sejak awal tahun. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) indeks ini sudah terkoreksi 4,71% secara year-to-date (ytd).

Sejumlah saham penghuni indeks ini pun menunjukkan pergerakan harga yang kurang memuaskan. Ambil contoh saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang melemah 14,89% sejak awal tahun.

Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga melemah sejak awal tahun, masing-masing 23,42% dan 26,24%. 

Analis Phillip Sekuritas Indonesia Anugerah Zamzami Nasr menilai, indeks sektor barang konsumsi primer yang tumbuh minus dibandingkan indeks sektor lainnya kemungkinan akibat minat pelaku pasar saat ini.

Baca Juga: Marjin profit berpotensi turun, simak rekomendasi saham Unilever Indonesia (UNVR)

Analisis dia, sektor ini sedikit kurang diminati di saat pelaku pasar melirik saham sektor cyclical. “Sehingga sektor non cyclical atau defensive menjadi out of favor,” terang Zamzami kepada Kontan.co.id, Minggu (28/2).

Namun, saham-saham ini masih menarik khususnya untuk jangka panjang. Harga yang rendah saat ini justru menarik untuk melakukan koleksi ataupun melakukan cicil dengan tujuan jangka panjang.

Secara valuasi pun, saham UNVR, INDF, dan ICBP masih cukup murah. Zamzami bilang, saham-saham tersebut memiliki P/E dan PBV yang juga rendah saat ini, di bawah rata-rata lima tahunnya. Dus, saham UNVR, INDF, dan ICBP bisa dilakukan cicil beli dengan memanfaatkan momentum koreksi.

Selanjutnya: Efek akuisisi Fritolay, begini rekomendasi saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP)

 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru