Saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) Mulai Menguat, Ini Rekomendasi Para Analis

Minggu, 26 Juni 2022 | 20:49 WIB   Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) Mulai Menguat, Ini Rekomendasi Para Analis

ILUSTRASI. Indofood CBP Sukses Makmur


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham milik Salim Group, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mulai mengalami penguatan. Sepekan terakhir saham ICBP menduduki top gainers dengan kenaikan 10,23%. Dari sisi fund flow, asing juga memborong saham ini dengan mencatatakan aksi beli di pasar reguler Rp 39,37 miliar.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai, penguatan ICBP didukung dari beberapa faktor. Antara lain, pulihnya daya beli, meningkatnya konsumsi, Covid-19 yang kian terkendali.

Dari sisi fundamental, ICBP memiliki group yang kuat. Ekosistem yang tercipta di dalamnya telah memberikan kelebihan bagi ICBP untuk terus tumbuh dan berkembang, serta mampu bertahan di tengah tingginya ketidakpastian dan tekanan seperti yang terjadi kemarin waktu Covid-19 selama 2 tahun terakhir.

Baca Juga: Meski AS Mungkin Resesi, Saham TLKM dan ICBP Tetap Seksi!

ICBP pada kuartal I 2022 juga berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 17,19 triliun atau naik 15% secara tahunan (YoY). Laba bersih naik 12% menjadi Rp 1,94 triliun.

Nico memaparkan, jika berbicara ICBP, tak lepas dari mi instan yang penjualannya juga tumbuh 12,6% YoY. Kemudian, apa yang dilakukan ICBP kala masuk ke dalam Timur Tengah melalui Pinehill telah membuahkan hasil dengan penjualan tumbuh sebesar 25,3% dan penjualan domestik tumbuh 10,8%.

"Secara kinerja, tentu ini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh banyak pihak," jelasnya kepada Kontan.co.id, Minggu (26/6).

Di sisi lain, ICBP merupakan salah satu saham pilihan di tengah potensi resesi yang akan terjadi. Menurut Nico, meskipun ada kenaikan harga gandum tetapi pihaknya yakin ICBP sudah memiliki strategi untuk mengatasi kenaikan harga sehingga produksi tetap terjaga.

Nico menilai hal penting, daya beli dapat mengimbangi kenaikan harga. "Karena apabila kenaikan harga disalurkan ke dalam biaya produksi maka ada kemungkinan daya beli akan mengalami penurunan. Meskipun ICBP masih menjadi market leader, namun kompetitor kian semakin banyak sehingga menjaga market share tugas dari ICBP untuk terus berbenah dan berinovasi," katanya.

Untuk pergerakan sahamnya, Nico memproyeksikan harga saham ICBP berpeluang besar untuk melanjutkan penguatannya, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga: Saham-saham Ini Konsisten Berkinerja Apik, Mana yang Berpotensi Melaju?

Secara jangka panjang dan ditilik dari valuasinya pihaknya melihat target harga ICBP di Rp 10.500. Secara jangka pendek ada peluang menuju Rp 9.575. Dengan begitu, Pilarmas Investindo merekomendasikan buy ICBP.

Sementara analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, penguatan ICBP kemarin diiringi dengan peningkatan tekanan beli. Menurutnya, apabila mencermati dari MACD maka pergerakan ICBP masih berpeluang menguat dan berada pada fase uptrend-nya.

"Namun demikian dapat cermati Stochastic yang sudah berada di area overbought dan rawan dead cross menuju ke area netralnya," katanya.

Dia pun merekomendasikan spekulasi buy dengan support di Rp 9.200 dan resistance pada level Rp 9.600.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru