Indeks

Saham-saham ini banyak dilego asing saat IHSG turun 0,85% pada Jumat (15/1)

Sabtu, 16 Januari 2021 | 00:05 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Saham-saham ini banyak dilego asing saat IHSG turun 0,85% pada Jumat (15/1)

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini. IHSG tercatat turun 0,85% atau terpangkas 54,90 poin ke level 6.373,41 pada penutupan perdagangan Jumat (15/1).

Kendati turun, tapi dalam dalam sepekan ini, IHSG sebenarnya masih menguat 1,85%.

Mengutip data RTI, sembilan dari 10 sektor memerah. Sektor yang turung paling dalam antara lain sektor aneka industri, disusul sektor keuangan, perkebunan, manufaktur, industri dasar dan barang-barang konsumsi.

Masing-masing turun 2,76%, 1,59%, 1,33%, 1,11%, 087% dan 0,87%. Hanya sektor konstruksi yang menguat 1,02%.

Baca Juga: IHSG ditutup melemah pada Jumat (15/1), tapi dalam sepekan masih menguat 1,74%

Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 27,25 miliar dengan nilai transaksi Rp 22,49 triliun. Sebanyak 331 saham turun, 161 saham naik dan 137 saham nilainya tidak berubah.

Kendati IHSG anjlok, tapi investor asing justru mencatatkan net buy atau beli bersih sebesar Rp 86,77 miliar di seluruh pasar. Namun IHSG tetap tertekan karena asing juga menjual sejumlah saham berikut.

Saham-saham yang paling banyak dilepas asing adalah PT Bank Rakyat  Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 239,7 miliar. Saham BBRI pun tertekan 3,98% ke Rp 4.580 per saham. Total volume perdagangan saham BBRI mencapai 216,42 juta dengan nilai transaksi Rp 998,9 miliar.

Asing juga melego saham  PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) sebesar Rp 91,4 miliar. Kendati dijual asing, tapi saham INPS malah menguat 6,89% ke Rp 4.500 per saham. Total volume perdagangan saham INPS mencapai 52 juta dengan nilai transaksi Rp 96 miliar.

Baca Juga: Saham-saham ini banyak ditadah asing saat IHSG turun di sesi I Jumat (15/1)

Kemudian asing juga mengobral saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Rp 63,7 miliar. Namun saham BFIN malah melesat 11,97% ke Rp 655 per saham. Total volume perdagangan saham BFIN mencapai 244,4 juta dengan nilai transaksi Rp 156,5 miliar.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Jumat:

Editor: Noverius Laoli


Terbaru