Emiten

Weha Transportasi (WEHA) akan rights issue 886,41 juta saham

Selasa, 20 Juli 2021 | 20:53 WIB   Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Weha Transportasi (WEHA) akan rights issue 886,41 juta saham

ILUSTRASI. Fitur pengantaran paket White Horse diperkenalkan lewat anak usaha perusahaan, yaitu DayTrans dengan layanan yang diberi nama DayMall.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue. Dalam aksi korporasinya itu, WEHA akan menerbitkan saham baru dengan nominal Rp 100 per saham.

Dalam keterbukaan informasi, Senin (19/7) manajemen WEHA mengumumkan saham yang akan dikeluarkan sebanyak-banyaknya 886,41 juta lembar saham atas nama atau 100% dari modal disetor perusahaan pada saat pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Baca Juga: Terdampak PPKM darurat, bisnis perjalanan wisata lumpuh

Dalam pelaksanaan rights issue, WEHA juga akan menerbitkan waran yang melekat pada saham hasil pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Waran yang diterbitkan sebanyak-banyaknya 295,44 juta lembar saham atau 33% jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran rights issue kepada OJK.

Manajemen WEHA menjelaskan, waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham dari perseroan pada harga tertentu setelah enam bulan sejak waran tersebut diterbitkan.

"Saham yang akan dikeluarkan oleh perseroan untuk pelaksanaan waran adalah saham atas nama dengan nominal Rp 100 setiap saham dan berasal dari portepel perseroan," tulis manajemen.

Untuk memuluskan aksi korporasinya itu, WEHA akan meminta persetujuan dalam RUPSLB yang rencananya akan diselenggarakan pada 26 Agustus 2021.

Melalui aksi korporasi ini, manajemen bermaksud menggunakan dana yang diterima untuk pengembangan usaha, baik secara langsung ataupun tidak langsung melalui entitas anak, dan/atau pengurangan sebagian utang, dan/atau modal kerja.

Baca Juga: Pengusaha dan pekerja berharap PPKM darurat tidak diperpanjang

Dalam hajatannya ini, WEHA berharap dapat berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan konsolidasian yaitu memperkuat struktur permodalan, serta menambah kas untuk keperluan modal kerja.

Selain itu diharapkan dapat memberikan dampak yang positif terhadap kegiatan usaha, kinerja perusahaan, dan daya saing perusahaan dalam sektor transportasi.

"Dengan meningkatnya kinerja dan daya saing, diharapkan pula dapat meningkatkan pendapatan dan laba bersih perseroan," papar manajemen WEHA.

Editor: Yudho Winarto
Terbaru