Asing catat net sell Rp 563 miliar, saham-saham ini banyak dijual kemarin

Sabtu, 31 Juli 2021 | 06:55 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Asing catat net sell Rp 563 miliar, saham-saham ini banyak dijual kemarin

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba berbalik arah pada perdagangan sesi dua setelah berada di zona hijau sepanjang perdagangan sesi I.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG terkoreksi 50,68 poin atau 0,83% ke level 6.070,03 pada penutupan perdagangan, Jumat (30/7).

Sebanyak tujuh dari 11 sektor berada di zona merah. IHSG paling banyak tertekan karena penurunan antara lain, sektor barang konsumer primer 2,60%, sektor keuangan 1,29%, sektor kesehatan 1,02% dan sektor energi 0,77%. Sementara sektor yang menguat antara lain sektor perindustrian 0,93%, sektor teknologi 0,92% dan sektor infrastruktur 0,61%.

Baca Juga: IHSG naik 0,24% ke 6.135 pada sesi I hari ini, asing catat net sell Rp 16,36 miliar

Total volume perdagangan saham di BEI hari in mencapai 22,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 15,42 triliun. Ada 325 saham yang turun, 194 saham yang naik dan 137 saham lainnya stagnan.

Investor asing mencatat net sell sebesar Rp 563,03 di seluruh pasar. Asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 143,9 miliar. Saham PGAS ditutup turun 2,99% ke Rp 975 per saham. Total volume perdagangan saham PGAS mencapai 240,53 juta dengan nilai transaksi Rp 236,3 miliar.

Asing juga banyak menjual saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 110,6 miliar. Saham BBCA turun 1,16% ke Rp 29.850 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 24,83 juta dengan nilai transaksi Rp 746,5 miliar.

 

 

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga banyak dilepas asing Rp 86,3 miliar. Saham BMRI ditutup merosot 0,87% ke Rp 5.700 per saham. Total volume perdagangan saham BMRI mencapai 76,40 juta dengan nilai transaksi Rp 438,7 miliar.

Baca Juga: IHSG menguat 0,24% ke 6.135 pada sesi I hari ini, asing lepas ANTM, ARTO, BMRI

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada akhir pekan ini:

Editor: Noverius Laoli
Terbaru