Berikut rekomendasi saham Mark Dynamics (MARK) dari Panin Sekuritas

Selasa, 03 Agustus 2021 | 19:20 WIB   Reporter: Hikma Dirgantara
Berikut rekomendasi saham Mark Dynamics (MARK) dari Panin Sekuritas

ILUSTRASI. PT Mark Dynamic Tbk (MARK)  Dok PT Mark Dynamics Tbk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berhasil mencatatkan kinerja yang memuaskan pada paruh pertama tahun ini. Tercatat, emiten produk porselen cetakan sarung tangan tersebut membukukan pendapatan Rp 472,3 miliar atau naik 145,2% secara year on year (yoy).

Analis Panin Sekuritas Ishlah Bimo dan Jonathan Guyadi dalam risetnya pada 30 Juli menuliskan, perolehan top line MARK berada di atas estimasi Panin Sekuritas dengan memenuhi 65,7% dari proyeksi untuk tahun ini. Menurutnya, kenaikan pendapatan didorong oleh tingginya permintaan di tengah meningkatnya risiko dari pandemi, baik dalam skala domestik maupun global.

“MARK juga berhasil meningkatkan utilisasi dua pabrik utama hampir mencapai titik maksimum sehingga mendorong margin laba kotor. Pada semester I-2021, margin laba kotor MARK naik menjadi 50,7% dari 41,3% pada periode yang sama tahun sebelumnya,” tulis Ishlah dan Jonathan dalam risetnya.

Perpaduan kenaikan pendapatan dan margin laba kotor ikut mengerek naik laba bersih MARK pada enam bulan pertama tahun ini menjadi Rp 155,2 miliar atau naik 200,1% secara yoy.

Baca Juga: Mark Dynamics Indonesia (MARK) akan belanjakan capex Rp 40 miliar di semester II 2021

Memasuki paruh kedua tahun ini, MARK akan terus meningkatkan kapasitas produksi pabriknya. Sampai dengan April 2021, MARK tercatat memiliki kapasitas produksi sebesar 750 ribu per bulan, di mana sebanyak 630 ribu di antaranya berasal dari 2 pabrik lama. 

Sementara sisanya berasal dari pabrik baru ketiga yang belum beroperasi maksimal karena proses konstruksi belum selesai 100%. Pabrik ketiga tersebut ditargetkan bisa dirampungkan pada akhir tahun ini dan diharapkan bisa menambah kapasitas produksi menjadi 1,3 juta unit per bulan. 

Ishlah dan Jonathan menilai, pembangunan tersebut tidak berpotensi menjadi pemberat neraca MARK. Hal ini lantaran kondisi neraca MARK saat ini tergolong solid yang tercermin dari net gearing ratio di level 0,38x. 

Dengan kinerja yang di atas ekspektasi, Ishlah dan Jonathan merevisi naik proyeksi pendapatan MARK menjadi Rp 907,2 miliar dengan laba bersih menjadi Rp 307,2 miliar.

Baca Juga: Mark Dynamics Indonesia (MARK) bersiap memacu kinerja di paruh kedua tahun ini.

Keduanya meyakini MARK memiliki prospek yang menarik ke depan seiring dengan melonjaknya permintaan produk hand former di tengah meningkatnya risiko pandemi dari global maupun domestik. 

“Apalagi MARK juga mampu meningkatkan diversifikasi klien dengan masuknya Sri Trang Gloves Limited dari Thailand yang saat ini tercatat sebagai klien dengan kontribusi pendapatan terbesar,” imbuh Ishlah dan Jonathan.

Dengan potensi kinerja yang positif ke depan, Panin Sekuritas pun memberikan rekomendasi beli untuk saham MARK dengan target harga Rp 1.400 per saham.

Baca Juga: Pabrik baru Mark Dynamics (MARK) sudah beroperasi 50% dari total kapasitas

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru