KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) hingga Februari 2026 ini berada di zona merah. Padahal, harga saham ASII sepanjang tahun 2025 melonjak di atas 30%. Apakah tahun 2026 masih menjadi tahun untuk koleksi saham ASII atau saatnya jual?
Harga saham ASII pada perdagangan Rabu 25 Februari 2026 ditutup di level 6.650 naik 100 poin atau 1,53%. Namun sepanjang tahun berjalan ini atau secara year to date (ytd), harga saham ASII terakumulasi turun 150 poin atau 2,21%.
Sepanjang tahun 2025, harga saham ASII melonjak 35,9%. Saham ASII tahun lalu naik dari 4.930 menjadi 6.700.
Meski pergerakan harga saham ASII tengah lesu, analis tetap rekomendasi beli saham ASII. Analis menilai, pergerakan harga saham ASII terbelenggu oleh sikap pelaku pasar yang wait and see.
Pelaku pasar dan investor saat ini tengah menantikan publikasi laporan keuangan tahun buku 2025 dari PT Astra International Tbk (ASII), yang direncanakan rilis dalam waktu dekat. Sejumlah analis menilai, kinerja emiten otomotif terbesar di Tanah Air tersebut diproyeksikan tetap tumbuh stabil.
Baca Juga: Harga Saham PTRO Bangkit Setelah Anjlok 50% Lebih, Saatnya Beli / Jual?
Senior Market Analyst Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas menilai, secara fundamental proyeksi kinerja Astra International (ASII) pada 2025 masih cenderung stabil.
Ia menjelaskan, sepanjang tahun lalu penjualan otomotif memang mengalami kelesuan. Namun, pada kuartal IV-2025 mulai terlihat adanya perbaikan, sehingga kinerja ASII di periode tersebut diperkirakan relatif positif.
Di sisi lain, Nafan menyoroti tantangan pada lini usaha lainnya, terutama dari komoditas batu bara yang harganya tengah melandai. Kondisi ini berpotensi mempengaruhi kinerja anak usaha ASII di sektor alat berat pertambangan, yakni United Tractors (UNTR).
Kondisi ini, lanjut Nafan, berpotensi membuat pertumbuhan pendapatan ASII pada 2025 cenderung datar atau stagnan. Selain itu, beban bunga yang cukup tinggi sepanjang tahun lalu juga dapat memengaruhi capaian laba bersih perseroan.
“Laba bersih diperkirakan masih relatif stabil, sejalan dengan kinerja top line,” ujar Nafan kepada Kontan, Rabu (25/2/2026).
Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer memperkirakan kinerja ASII masih cukup solid secara keseluruhan, meski pertumbuhannya kemungkinan tidak terlalu agresif.
Menurutnya, kinerja pendapatan berpotensi naik tipis, namun laba bersih bisa cenderung datar atau sedikit tertekan, terutama karena kontribusi segmen emas yang mulai normal seiring pergerakan harga komoditas serta adanya beban non-operasional seperti penalti lingkungan.
Selain itu, perbaikan penjualan otomotif pada kuartal IV-2025 lalu mampu memberikan sentimen positif. Namun, margin tetap sensitif terhadap daya beli masyarakat dan kondisi pembiayaan.
Tonton: Langkah Besar RI Jadi Pemain Chip Dunia! 15.000 Insinyur Dilatih Arm
Proyeksi 2026
Untuk 2026, Nafan berpendapat tantangan di segmen otomotif diproyeksikan masih berlanjut, terutama akibat ketatnya persaingan dengan mobil listrik asal China yang semakin mendominasi pasar, khususnya di kota-kota besar.
Namun, Astra dinilai masih memiliki keunggulan pada penjualan kendaraan hybrid yang performanya tetap solid. Di sisi lain, pada 2026 Astra juga terus mengembangkan segmen kendaraan battery electric vehicle (BEV) guna memperkuat daya saing terhadap merek-merek asal China.
Sementara itu, Miftahul memperkirakan kinerja ASII untuk tahun 2026 masih menyimpan peluang jika penjualan mobil nasional membaik dan suku bunga lebih bersahabat, meski risiko dari fluktuasi harga komoditas dan konsumsi tetap perlu diperhatikan.
"Jadi secara umum, ASII tetap defensif dan stabil, namun pertumbuhan labanya kemungkinan bertahap, bukan melonjak tajam," ujar Miftahul.
Dari sisi rekomendasi saham, Miftahul merekomendasikan trading buy saham ASII di target harga Rp 6.900 per saham. Sementara Nafan menyarankan untuk akumulasi beli saham ASII dengan target harga di level Rp 7.275 per saham.
Selanjutnya: Waspada Hujan di Mataram, Cek Prakiraan Cuaca NTB Kamis 26 Februari 2026
Menarik Dibaca: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Pontianak Hari Ini Kamis 26 Februari 2026 Lengkap
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News